Keindahan Alami Air Terjun Kembang Soka

Keindahan Alami Air Terjun Kembang Soka

Air Terjun Kembang Soka di Kulon Progo menawarkan panorama alam asri dengan tiga aliran air yang memikat -Foto --- instagram @koescobain-

BACA JUGA:OAIL Itera Pantau Hilal Ramadhan 1447 H Selama Dua Hari

Menariknya, kawasan wisata ini tidak hanya memiliki satu aliran air terjun. Terdapat tiga titik air terjun dalam satu area yang sama. 

Air terjun pertama umumnya dimanfaatkan sebagai latar berfoto karena kondisi bebatuan di bagian bawahnya tidak memungkinkan untuk dipijak secara aman. 

Posisi tersebut justru menjadi spot favorit bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen dengan latar belakang air yang mengalir deras dari ketinggian.

Sementara itu, dua air terjun lainnya relatif lebih aman untuk dijangkau. Meski alirannya tetap cukup deras, area di sekitarnya memungkinkan pengunjung untuk bermain air atau sekadar merasakan kesegaran alami yang ditawarkan. 

BACA JUGA:Bandar Lampung Siapkan PSEL di Kota Baru, Sampah Ditargetkan Jadi Energi Listrik

Banyak wisatawan memanfaatkan kesempatan ini untuk mandi bersama keluarga atau sahabat, menikmati suasana kebersamaan di tengah alam terbuka. 

Aktivitas sederhana seperti bercengkerama, tertawa, dan berfoto bersama menjadi pengalaman yang tak ternilai, terutama bagi mereka yang sehari-harinya disibukkan oleh aktivitas pekerjaan.

Nama Kembang Soka sendiri memiliki latar belakang yang menarik. Dahulu, kawasan di sekitar air terjun ini dikenal sebagai habitat berbagai pohon soka yang tumbuh subur di sekitarnya. 

Keberadaan tanaman tersebut begitu dominan sehingga masyarakat setempat kemudian menyematkan nama Kembang Soka sebagai identitas kawasan ini. 

BACA JUGA:Harmoni Imlek di Kota Tapis Berseri, Dari Doa hingga Aksi Nyata Kebersamaan

Penamaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan cerminan kondisi lingkungan yang pernah menghiasi area air terjun dengan keindahan flora khasnya.

Secara umum, kondisi alam di Air Terjun Kembang Soka masih terjaga keasriannya. Vegetasi yang lebat, aliran air yang jernih, serta bebatuan alami yang membentuk lanskap unik menjadi bukti bahwa kawasan ini belum tersentuh pembangunan berlebihan. 

Meski demikian, pengelola setempat telah menyediakan sejumlah fasilitas pendukung demi kenyamanan pengunjung. 

Tersedia toilet umum, musala untuk beribadah, serta beberapa warung yang menjajakan makanan dan minuman ringan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: