Miniatur Nusantara di Taman Mini Indonesia Indah
apura anjungan Kalimantan Tengah salah satu miniatur rumah adat di TMII yang wajib di kunjungi bagi para wisatawan. - Foto instagram @baka.neko.baka--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Di ujung timur Jakarta, berdiri sebuah kawasan wisata budaya yang menjadi etalase keanekaragaman bangsa: Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Tempat ini sejak lama dikenal sebagai ikon yang menghadirkan miniatur Nusantara, lengkap dengan rumah adat, museum, serta wahana edukasi yang sarat makna.
Gagasan pendirian TMII lahir pada awal 1970-an dari pemikiran Almarhumah Ibu Tien Suharto, istri Presiden Soeharto.
Beliau membayangkan suatu ruang yang bisa memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia dalam satu kawasan terpadu.
BACA JUGA:Uya Kuya Ajukan Restorative Justice untuk Ibu Terduga Pelaku Penjarahan Rumahnya
Pembangunan dimulai pada tahun 1972 dan membutuhkan waktu tiga tahun hingga akhirnya diresmikan pada 20 April 1975.
Dengan luas mencapai sekitar 150 hektare, TMII menjelma sebagai salah satu taman rekreasi terbesar di Indonesia, sekaligus simbol kebanggaan nasional.
Daya tarik utama TMII adalah anjungan daerah yang menampilkan rumah adat dari seluruh provinsi di Indonesia.
Setiap rumah dibangun dengan detail arsitektur tradisional, dihiasi ornamen khas, dan dilengkapi benda budaya daerah.
BACA JUGA:Candi Borobudur: Mahakarya Nusantara dari Magelang, Jawa Tengah
Pengunjung dapat melihat langsung bagaimana bentuk rumah Gadang dari Sumatera Barat, Tongkonan dari Sulawesi Selatan, hingga Honai khas Papua.
Tidak sekadar bangunan, di dalamnya juga tersimpan koleksi pakaian adat, kerajinan, serta informasi sejarah daerah masing-masing.
Bagi wisatawan mancanegara, anjungan ini menjadi pintu masuk memahami keunikan Indonesia.
Sementara bagi wisatawan lokal, kehadirannya menjadi pengingat akan keragaman identitas yang menyatu dalam bingkai kebangsaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




