Namu Belanga, Permata Kristal di Jantung Hutan Langkat

Namu Belanga, Permata Kristal di Jantung Hutan Langkat

Air Terjun Namu Belanga. / Foto --- instagram @kmnakita ----

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Sumatera Utara selama ini dikenal luas berkat pesona Danau Toba yang memikat dunia.

Namun, di balik kemegahan destinasi populer tersebut, tersimpan surga tersembunyi yang tak kalah memesona: Air Terjun Namu Belanga.

Terletak di Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, keindahan air terjun ini menjadi magnet baru bagi pecinta alam dan petualang.

Nama “Namu Belanga” sendiri berasal dari bahasa Medan, yang berarti “kuali.”

BACA JUGA:Fuso Gelar Pelatihan Nasional untuk Perkuat Transisi EURO 4 di Indonesia

Meski legenda atau asal-usul penamaan ini belum tercatat secara resmi, warga sekitar percaya bahwa bentuk kolam alami di bawah air terjun menyerupai kuali besar.

Justru keunikan nama yang misterius ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang gemar menjelajahi tempat-tempat eksotis.

Untuk mencapai lokasi, wisatawan harus menyiapkan tenaga dan kesabaran. Perjalanan dimulai dari Kota Medan menuju Binjai, memakan waktu sekitar satu jam dengan kendaraan bermotor.

Setelah itu, perjalanan diteruskan ke Desa Rumah Galuh dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam.

BACA JUGA:VinFast dan Mimpi Indonesia: Membangun Ekosistem Hijau yang Lebih dari Sekadar Mobil

Setibanya di desa, pengunjung masih harus berjalan kaki sejauh kira-kira 20 menit, melintasi jalan setapak yang dikelilingi pepohonan lebat.

Meski medannya cukup menantang, terutama saat musim hujan, pemandangan yang menanti di ujung perjalanan membuat semua lelah terbayar lunas.

Begitu tiba, wisatawan akan disambut pemandangan air terjun yang menawan, dengan air berwarna hijau kebiruan yang begitu jernih.

Karena kejernihannya, Namu Belanga dijuluki “kristal di tengah hutan,” seakan menjadi harta karun alam yang tersembunyi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: