VinFast dan Mimpi Indonesia: Membangun Ekosistem Hijau yang Lebih dari Sekadar Mobil
VinFast secara resmi mengumumkan keanggotaannya dalam Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).//Foto: DOK/Vinfast Indonesia.--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Di tengah hiruk-pikuk Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, perhatian pengunjung tertuju pada sebuah booth di Hall 2 yang tampil berbeda.
Bukan hanya deretan mobil listrik berdesain futuristik yang memikat mata, tetapi juga nuansa budaya yang kental.
Bahkan semua usher yang ada di tempat itu sudah memakai busana unik yang memadukan keanggunan tradisional Vietnam tapi tetap mengandalkan sentuhan khas Indonesia.
Inilah cara VinFast, produsen otomotif asal Vietnam, menunjukkan keseriusan mereka.
BACA JUGA:Tesla Siapkan Cybertruck Mini Bersiap Buka Jalan ke Pasar Global yang Lebih Luas
Bagi VinFast, kehadiran di Indonesia bukan semata menjual mobil listrik, melainkan menghadirkan sebuah visi besar: membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi, inklusif, dan sarat makna budaya.
Meski baru resmi beroperasi di Indonesia sejak 2024, VinFast bergerak cepat membangun fondasi ekosistem kendaraan listrik.
Mereka tidak hanya menghadirkan lini mobil listrik mulai dari VF3 hingga VF7, tetapi juga memasok armada taksi listrik Green SM yang kini kian familiar di jalanan kota besar.
Kehadiran Green SM menjadi titik awal penting. Walau bagi sebagian orang citra “mobil taksi” tidak identik dengan gaya hidup premium, CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, justru memandangnya sebagai bukti nyata bahwa elektrifikasi harus dimulai dari layanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
BACA JUGA:Resmi Meluncur! Kawasaki Ninja ZX-6R 2026 Hadir dengan Quickshifter dan KTRC
“Terkait soal citra taksi, kami yakin persepsi itu akan berubah. Sebab taksi hanyalah salah satu pilar yang digunakan dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih luas,” ujarnya di GIIAS 2025.
Melalui Green SM, VinFast mempopulerkan mobil listrik dari sektor transportasi publik, sebelum kemudian merambah ke kepemilikan pribadi.
Yang menarik, VinFast tidak hanya menekankan aspek teknologi, tetapi juga menyelaraskan identitas merek dengan kultur Indonesia.
Bersama desainer kondang Didiet Maulana, mereka merancang ulang busana usher booth GIIAS. Ao Dai—busana tradisional Vietnam—dipadukan dengan tenun ikat Indonesia bermotif bunga teratai, yang merepresentasikan transformasi dan ketangguhan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
