Wisata Budaya Liya Togo, Warisan Abadi Wakatobi

Wisata Budaya Liya Togo, Warisan Abadi Wakatobi

Desa wisata Liya Togo. / Foto -- instagram @lisyaahartono--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Selama ini, nama Wakatobi identik sebagai surga bawah laut yang memikat penyelam dunia.

Namun, keindahan kawasan di Sulawesi Tenggara ini tak berhenti pada terumbu karang semata. 

Di balik panorama lautnya, Wakatobi menyimpan kekayaan budaya dan sejarah yang kental, salah satunya di Desa Liya Togo. 

Terletak di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, desa ini hanya sekitar 15 menit dari pusat kota Kabupaten Wakatobi.

BACA JUGA:Dicap Jutek oleh Netizen, Begini Tanggapan Santai Irish Bella yang Tuai Pujian

Liya Togo bukan sekadar desa biasa. Sebagai satu-satunya desa budaya di Wakatobi, keunikannya berhasil mengantarkan nama Liya Togo masuk ke dalam 50 besar desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. 

Bagi wisatawan, Liya Togo menyuguhkan kombinasi harmonis antara keindahan laut, peninggalan sejarah, hingga tradisi yang masih dijaga erat oleh warganya.

Langkah pertama di desa ini langsung disambut oleh suasana yang kental akan budaya. Rumah-rumah panggung tradisional berjajar rapi, pepohonan rindang menambah kesejukan, dan sambutan hangat warga desa membuat siapa saja merasa diterima. 

Tak hanya menawarkan keindahan di darat, desa ini juga menjadi gerbang menuju pesona bawah laut yang menawan.

BACA JUGA:Bukti Saham Ditantang, Tabloid Nyata dan Jawapos Saling Gugat di Pengadilan

Bagi penggemar aktivitas air, Liya Togo menyediakan lokasi snorkeling dengan pemandangan menakjubkan. 

Lautnya jernih, memperlihatkan aneka terumbu karang warna-warni serta ikan-ikan hias yang berenang bebas. 

Tak jauh dari pantai, wisatawan juga bisa melihat hamparan rumput laut yang menjadi sumber penghidupan warga setempat.

Selain itu, desa ini punya dua destinasi alam yang menarik: Mata Air Kohonda’o dan sumber air panas Uwe Kohonda’o.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: