Tanjung Kelayang, Surga Tropis di Utara Pulau Belitung
Pantai Tanjung Kelayang. / Foto --- instagram @sagarmidda ------
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Tersembunyi di antara Selat Gaspar dan Selat Karimata, Pulau Belitung hadir sebagai mutiara tropis di timur Sumatra. Pulau ini dikenal dengan lanskap alam yang memikat, pantai pasir putih yang lembut, serta formasi batu granit raksasa yang menjadi ciri khasnya.
Salah satu kawasan paling menawan di pulau ini adalah Tanjung Kelayang, sebuah destinasi wisata yang kini semakin berkembang dan ramai dikunjungi wisatawan.
Tanjung Kelayang terletak di pesisir utara Belitung, berjarak sekitar 30 hingga 60 menit perjalanan dari Tanjung Pandan, ibu kota Kabupaten Belitung. Nama “Kelayang” diambil dari siluet batu granit yang menyerupai burung kelayang, yang menjadi ikon kawasan ini.
Hamparan pasir putih bersih, laut berwarna biru kehijauan, serta batu-batu granit yang menjulang menghadirkan pemandangan yang memukau setiap mata yang memandang.
BACA JUGA:Pinjaman KUR BRI 2025: Suku Bunga Kompetitif dan Proses Cepat, Ini Simulasinya
Pada awalnya, kawasan ini lebih sering dikunjungi wisatawan yang menginginkan ketenangan dan suasana alami. Namun, sejak ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seluas lebih dari 324 hektare, Tanjung Kelayang berkembang menjadi destinasi wisata terpadu.
Kehadiran vila-vila eksklusif dan hotel dengan konsep tematik membuat kawasan ini semakin diminati, baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
Salah satu daya tarik utama Tanjung Kelayang adalah formasi batu granitnya yang unik. Batu-batu ini tersebar dari daratan hingga menjorok ke laut, membentuk pemandangan yang eksotis, terutama saat matahari terbit atau terbenam.
Cahaya keemasan yang memantul di permukaan batu dan laut menciptakan panorama romantis yang kerap menjadi favorit wisatawan dan fotografer.
BACA JUGA:Klarifikasi atau Diam? Ahmad Dhani Tagih Respons Maia Estianty
Selain menikmati panorama pantai, wisatawan juga dapat menjelajahi pulau-pulau kecil di sekitar Tanjung Kelayang. Pulau Lengkuas, dengan mercusuar peninggalan Belanda yang berusia lebih dari satu abad, menjadi salah satu tujuan populer.
Dari puncak mercusuar, pengunjung dapat menikmati pemandangan 360 derajat yang menakjubkan, meliputi laut biru jernih dan gugusan pulau-pulau kecil. Ada juga Pulau Kepayang, Pulau Pasir, hingga Pulau Batu Berlayar yang tak kalah menawan.
Untuk menjelajahi kawasan ini, wisatawan biasanya menyewa perahu nelayan lokal. Petualangan island hopping ini bukan hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk merasakan suasana pulau tropis yang masih alami dan belum banyak terjamah.
Selain itu, kegiatan seperti snorkeling dan menyelam juga sangat diminati karena keindahan bawah laut Belitung yang memukau.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




