Blue Fire Ijen, Keindahan yang Tak Terpadamkan

Blue Fire Ijen, Keindahan yang Tak Terpadamkan

Pesona Api Biru yang ada di Kawah Ijen - Foto [email protected]

BACA JUGA:Coban Rondo: Simfoni Alam dan Jejak Cinta yang Abadi

Gunung Ijen tercatat telah beberapa kali mengalami erupsi, yakni pada tahun 1796, 1817, 1913, dan terakhir kali pada 1936.

Meski tergolong aktif, gunung ini masih relatif aman untuk dikunjungi, dengan catatan pengunjung tetap mematuhi arahan petugas dan memperhatikan informasi kondisi gunung dari otoritas setempat.

Selain menjadi magnet wisata, kawasan Ijen juga menjadi ladang penghidupan bagi sebagian masyarakat sekitar. 

Sejumlah warga bekerja sebagai pengangkut belerang, mengambil batuan belerang dari kawah dan membawanya turun dengan cara dipikul. 

BACA JUGA:Tanah Lot: Harmoni Laut, Spiritualitas, dan Pesona Abadi Bali

Aktivitas ini sangat berat dan berisiko tinggi, namun tetap dilakukan demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. 

Dalam satu kali angkut, seorang buruh bisa membawa beban hingga 60 kilogram, dan biasanya melakukan dua kali angkut dalam sehari.

Ironisnya, upah yang diterima tidak sebanding dengan beban kerja yang dijalani. Rata-rata mereka hanya dibayar sekitar Rp900 hingga Rp1.000 per kilogram. 

Untuk menambah penghasilan, beberapa dari mereka juga menawarkan jasa sebagai pemandu wisata bagi para pendaki. 

BACA JUGA:Borobudur: Jejak Keagungan Peradaban Abad ke-9 yang Mendunia

Keahlian dan pengalaman mereka dalam menjelajahi medan Ijen menjadikan mereka pemandu andal yang mampu memperkenalkan kekayaan alam sekaligus sisi kemanusiaan dari kawasan ini.

Kawah Ijen tidak hanya menghadirkan pemandangan yang mempesona, tetapi juga membawa pesan tentang keteguhan manusia dalam menghadapi kerasnya hidup. 

Perjalanan ke sana bukan sekadar pendakian fisik, tetapi juga perjalanan batin untuk memahami bahwa di balik keindahan alam, tersimpan kisah perjuangan yang nyata.

Bagi siapa pun yang mencari pengalaman wisata yang unik dan penuh makna, Kawah Ijen adalah destinasi yang sangat layak dikunjungi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: