Ma’nene: Warisan Budaya Toraja yang Menghubungkan Dunia Hidup dan Arwah Leluhur
Tradisi Ma’nene merupakan simbol abadi bagaimana masyarakat Toraja menjaga warisan leluhur mereka. Foto:Instagram@azhari_s--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Di pegunungan Toraja Utara, Sulawesi Selatan, terdapat tradisi unik yang tidak ditemukan di tempat lain di Indonesia.
Tradisi tersebut dikenal dengan nama Ma’nene sebuah ritual kuno yang bisa menunjukkan kedekatan juga penghormatan masyarakat Toraja kepada para leluhur mereka.
Prosesi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari upacara adat, tetapi juga menjadi simbol kuat bahwa hubungan keluarga tidak terputus meski kematian telah memisahkannya.
Ma’nene dilakukan dengan cara mengeluarkan jenazah leluhur dari kubur batu ataupun rumah jenazah (patane), untuk membersihkannya dengan lembut, kemudian mengganti pakaiannya dengan yang baru.
BACA JUGA:Nissan X-Trail e-POWER Dipamerkan di GIIAS Tahun 2025 Dengan Harga Rp 795 Juta
Jenazah yang telah lama dimakamkan ini sering kali masih utuh karena proses pengawetan alami yang dilakukan sebelum penguburan.
Setelah dibersihkan dan dipakaikan busana baru, jenazah dimasukkan kembali ke tempat persemayamannya dengan penuh rasa hormat.
Tradisi ini biasanya dilaksanakan setiap beberapa tahun sekali, khususnya setelah masa panen. Waktu tersebut dipilih karena banyak anggota keluarga yang sedang berada di kampung halaman.
Dengan demikian, semua anggota keluarga dapat berkumpul dan mengikuti rangkaian ritual secara bersama-sama.
BACA JUGA:Panduan Jam Makan Terbaik bagi Penderita Asam Lambung
Rangkaian Ma’nene dimulai dengan doa dan penghormatan kepada arwah leluhur, yang dipimpin oleh tetua adat.
Setelahnya, jenazah dikeluarkan dari tempat peristirahatannya, lalu dibersihkan menggunakan kuas dan dijemur sebentar di bawah sinar matahari.
Jenazah kemudian dipakaikan kain baru yang telah disiapkan keluarga. Tidak jarang, keluarga juga meletakkan benda-benda kesayangan atau makanan yang dahulu disukai oleh orang yang telah meninggal.
Dalam kepercayaan asli masyarakat Toraja, yang dikenal sebagai Aluk To Dolo, arwah leluhur dianggap masih memiliki ikatan kuat dengan keluarga yang ditinggalkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




