Pekon Muarabaru Gelar RKP 2026, Fokus Utama Infrastruktur Jalan dan Listrik

Pekon Muarabaru Gelar RKP 2026, Fokus Utama Infrastruktur Jalan dan Listrik

Rakor Pengeshan RKP 2026 Pekon Muarabaru Kecamatan Kebuntebu. - Foto dok--

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pekon Muarabaru Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat menggelar kegiatan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2026 dengan agenda utama membahas usulan pembangunan dan program prioritas.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Tim Verifikasi Kecamatan yang dipimpin oleh Camat Ernawati, serta dihadiri oleh unsur Puskesmas, Bidan Desa, Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Masyarakat (Pendamling), tokoh masyarakat, kader, dan organisasi pekon setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Peratin Muarabaru menyampaikan berbagai aspirasi yang masuk dari masyarakat. 

Meskipun ragam usulan cukup beragam, namun kebutuhan akan pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama mengingat belum semua wilayah pekon mendapatkan akses jalan yang memadai.

BACA JUGA:Makna dan Filosofi Erau Adat Kutai, Tradisi Kerajaan yang Tetap Lestari

“Usulan yang paling dominan adalah pembangunan dan perbaikan jalan, karena hingga kini belum semua jalur di pekon kami tersentuh dengan baik,” jelas Peratin Sanan.

Selain itu, program-program yang sudah berjalan, seperti penanganan stunting, juga mendapat perhatian khusus untuk dilanjutkan dan diperkuat pada tahun mendatang. 

Program ini dinilai sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Harapan besar juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terkait pengembangan infrastruktur jalan kabupaten, khususnya yang menghubungkan Pekon Muarabaru dengan Pekon Muarajaya ll serta jalan lingkar di sekitar wilayah tersebut.

BACA JUGA:Deretan Pulau Eksotis di Aceh, Surga Tropis yang Wajib Dikunjungi

Selain itu, masalah listrik yang kerap mengalami gangguan akibat kekurangan daya juga menjadi perhatian serius yang membutuhkan solusi segera.

Camat Ernawati menegaskan bahwa masukan dan aspirasi dari masyarakat menjadi bahan evaluasi penting dalam penyusunan RKP 2026 agar pembangunan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi warga pekon.

“Kami akan berupaya mengawal aspirasi ini hingga dapat diakomodasi dalam program pembangunan di tingkat kabupaten dan kecamatan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: