Isi Kursi Strategis, Parosil Peringatkan Pejabat Eselon II Keluar dari Zona Aman

Isi Kursi Strategis, Parosil Peringatkan Pejabat Eselon II Keluar dari Zona Aman

Pelantikan eselon II di Lampung Barat diwarnai pesan tegas soal kinerja dan integritas - Foto Diskominfo Lampung Barat--

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan bahwa pelantikan tujuh pejabat eselon II bukan sekadar pengisian jabatan struktural, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Penegasan tersebut disampaikan Parosil saat melantik pejabat pimpinan tinggi pratama di Lobi Kantor Bupati Lampung Barat, Rabu (24 Desember 2025). 

Dalam arahannya, Parosil mengingatkan para pejabat agar tidak terjebak dalam pola kerja zona nyaman dan berani mengambil langkah-langkah terobosan.

Pelantikan ini sekaligus mengakhiri masa kekosongan jabatan definitif di sejumlah perangkat daerah yang cukup lama diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

BACA JUGA:30 Kebakaran Terjadi di Lampung Utara Sepanjang 2025, Kerugian Tembus Rp1,5 Miliar

Menurut Parosil, kondisi tersebut terjadi karena proses pengisian jabatan harus melalui tahapan panjang dan ketat sesuai ketentuan perundang-undangan.

Parosil mengawali sambutannya dengan mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan kesempatan yang masih diberikan dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat Kabupaten Lampung Barat.


Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Lantik Tujuh Pejabat Eselon II. - Foto Diskominfo Lampung Barat--

Ia menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui mekanisme seleksi terbuka yang objektif dan transparan. Proses tersebut diikuti oleh sejumlah kandidat yang dinilai memiliki kompetensi, integritas, serta kapasitas kepemimpinan untuk mengisi jabatan strategis.

“Kepercayaan yang diberikan hari ini bukan hal ringan. Jabatan membawa kewenangan yang lebih luas sekaligus tanggung jawab yang jauh lebih besar,” ujar Parosil.

BACA JUGA:Laptop Bisnis Lama, Ini Plus Minus HP ProBook 430 G8 di 2025

Menurutnya, jabatan struktural harus dimaknai sebagai sarana pengabdian, bukan sekadar simbol kekuasaan. Karena itu, para pejabat dituntut bekerja dengan integritas, dedikasi, dan loyalitas penuh terhadap kepentingan masyarakat.

Parosil juga menekankan pentingnya keselarasan visi dan arah kerja antara pejabat yang baru dilantik dengan pimpinan daerah.

Ia meyakini, keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai jika seluruh perangkat daerah bergerak dalam satu irama dan satu tujuan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: