BRI Dorong Kebangkitan Ekonomi Lewat UMKM dan Inklusi Digital

BRI Dorong Kebangkitan Ekonomi Lewat UMKM dan Inklusi Digital

Kredit UMKM BRI capai Rp1.126T, jadi bukti kuat komitmen BRI terhadap ekonomi kerakyatan--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Dalam semangat memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh setiap tanggal 20 Mei, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menunjukkan komitmen kuat sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya lewat pemberdayaan UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Tahun ini, tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat” menggema sebagai ajakan bagi seluruh masyarakat untuk bersatu dan membangun negeri dari akar rumput hingga ke tingkat nasional.

Sebagai bank yang dikenal dekat dengan rakyat, BRI tidak hanya menyalurkan kredit, tetapi juga menjadi motor penggerak berbagai program ekonomi kerakyatan yang konkret dan berdampak nyata. 

Hingga Triwulan I tahun 2025, BRI telah menyalurkan kredit senilai Rp1.373,66 triliun, dengan Rp1.126,02 triliun atau sekitar 82% di antaranya disalurkan untuk sektor UMKM. Ini menunjukkan kepercayaan dan fokus BRI dalam membangun ketahanan ekonomi dari sektor dasar.

BACA JUGA:Daihatsu Sasar Konsumen Suburban, Dorong Pertumbuhan Pasar Mobil Pertama

Konsistensi BRI dalam mendukung pelaku usaha kecil tercermin dari pencapaian sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar di Indonesia. 

Hingga April 2025, BRI telah merealisasikan KUR sebesar Rp54,9 triliun, setara dengan 31,38% dari total alokasi nasional. 

Kehadiran KUR sangat penting karena selain bersuku bunga rendah, program ini juga mendorong pertumbuhan bisnis mikro dan menciptakan efek ganda terhadap perekonomian nasional.

Dalam dunia perbankan modern, keterjangkauan menjadi kunci inklusi keuangan. BRI menyadari hal ini dan terus memperluas jaringan layanan melalui lebih dari 1,2 juta AgenBRILink yang tersebar di 67 ribu desa di Indonesia. 

BACA JUGA:Cara Gunakan Link DANA Kaget untuk Jajan di ShopeeFood, Bisa Langsung Transfer

Dengan volume transaksi mencapai Rp423 triliun di kuartal pertama 2025, AgenBRILink bukan hanya sekedar agen perbankan, melainkan mitra yang menghubungkan layanan keuangan dengan masyarakat hingga ke pelosok.

Keberadaan AgenBRILink menciptakan ekonomi berbagi (sharing economy), membuka peluang usaha baru, sekaligus mempercepat arus transaksi keuangan masyarakat pedesaan secara real-time. 

Hal ini membuktikan bahwa digitalisasi tidak harus berarti eksklusivitas, melainkan bisa juga inklusif dan menjangkau akar rumput.

Transformasi digital BRI tidak hanya berhenti pada layanan konvensional. Lewat aplikasi BRImo, BRI telah berhasil membangun platform keuangan yang lengkap, aman, dan mudah digunakan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait