Wagub Jihan Tinjau Lokasi Banjir dan Pastikan Pelayanan Optimal

Wagub Jihan Tinjau Lokasi Banjir dan Pastikan Pelayanan Optimal

Wagub Lampung Jihan Nurlela saat meninjau posko lokasi banjir di Bandar Lampung--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, didampingi sejumlah Kepala OPD terkait, meninjau langsung lokasi banjir untuk memastikan penanganan dampaknya serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat berjalan optimal.

Untuk memaksimalkan layanan, Posko Kesehatan Arinda dan Posko Kesehatan Seroja digabungkan. 

Tenaga kesehatan yang disiagakan mencakup 4 dokter, 8 perawat, 3 petugas surveilans, 3 petugas kesehatan lingkungan (Kesling), dan 3 petugas promosi kesehatan (Promkes).

Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pengobatan primer, pemeriksaan gula darah, edukasi kesehatan, serta distribusi larvasida (ABATE) guna mencegah demam berdarah.

BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Dapat Apresiasi atas Penanganan Cepat Banjir di Tanjung Senang

BACA JUGA:Curi Motor untuk Balap Liar, Pelajar SMA di Bandar Lampung Ditangkap

Wakil Gubernur Jihan Nurlela mengapresiasi dedikasi para tenaga kesehatan yang bertugas.

"Selamat bertugas untuk para dokter dan perawat. Fasilitas makan dan minum sudah disediakan. Jaga kesehatan selama berjaga," ujarnya.

Selain itu, Wagub juga meninjau jembatan terdekat untuk melihat progres pembersihan tanah dan lumpur di sungai dengan alat berat. Kunjungan berlanjut ke Jalan Pangeran Antasari, Gang Persada, di mana Wagub menyaksikan pengerukan sedimentasi sungai.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub berdialog dengan warga dan menyoroti pentingnya pengelolaan sampah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam menangani bencana agar banjir tidak terulang.

BACA JUGA:Wabup Syaiful Anwar Launching Program MBG di Tanjung Bintang

BACA JUGA:Warga Tinggal di Gubuk Reyot, Camat Abung: Bantuan Bedah Rumah Segera Datang

"Penyebab banjir beragam, dan mitigasi bisa dilakukan dengan menjaga lingkungan. Saat curah hujan tinggi, debit air meningkat, dan risiko banjir muncul. Karena itu, pemerintah terus bersinergi mengeruk sedimentasi sungai agar aliran air lancar," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait