Permudah Akses Usaha Tani, Pekon Pagar Dewa Bangun Jembatan Gantung

Permudah Akses Usaha Tani, Pekon Pagar Dewa Bangun Jembatan Gantung

--

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pembangunan infrastruktur terus digenjot oleh Pemerintah Pekon Pagar Dewa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat

Salah satunya pembangunan jembatan gantung untuk mendukung kelancaran akses usaha tani yang ada di Pemangku Kampung Baru.

Pembangunan jembatan gantung permanen sepanjang 35 meter x lebar 1,5 meter itu menyerap anggaran sebesar Rp 234 Juta lebih. 

Dengan selesainya pembangunan jembatan itu kini semakin mempermudah aktivitas masyarakat baik bertani maupun berkebun.

BACA JUGA:Tanpa Plang, Rehab Posyandu Kelurahan Sekincau Jadi Sorotan

Peratin Pagar Dewa Tahmiza mengatakan, pembangunan jembatan itu menjadi salah satu prioritas dana desa tahun anggaran 2023. 

Jembatan dibangun sesuai dengan usulan masyarakat yang menginginkan kemudahan dalam mendistribusikan hasil bumi, karena sebelum adanya jembatan tersebut para petani harus menyeberangi sungai untuk mengangkut hasil bumi.

“Alhamdulilah sekarang sudah jauh lebih mudah diakses. Kalau tadinya harus menyeberangi sungai yang waktu-waktu sulit dilalui karena debit air sungai naik, untuk sekarang sudah nyaman dan aman untuk dilalui sepeda motor,” ujarnya.

Tahmiza mengatakan, jembatan dengan panjang dan lebar 35x1,5 meter yang dilengkapi komponen pondasi permanen dan berlantai baja tersebut menjadi akses utama menuju lahan pertanian dan perkebunan warga.

BACA JUGA:Kawanan Gajah Masih Terpantau di KPHL, Camat Lapor Bupati dan Usulkan Bantuan

“Karena ini menjadi kebutuhan di sektor pertanian maka anggaran kita alokasikan dari program ketahanan pangan senilai Rp234 Juta lebih. Selanjutnya kita berharap aktivitas pertanian semakin lancar dan bisa membawa kesejahteraan untuk masyarakat,” harapnya.

Selain infrastruktur jembatan, lanjutnya, pihaknya juga membangun jalan rabat beton di wilayah pemangku yang sama dengan total volume fisik panjang dan lebar 305x2 meter yang tersebar di dua titik. 

Hal itu dilakukan untuk mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari masyarakat di pemangku kampung baru.

“Pembangunan jalan rabat beton kita fokuskan di dua titik yang lokasinya berada di lingkungan pemukiman warga. Tujuannya sama yakni untuk memperlancar mobilitas masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: