Warga Pekon Sri Menanti Swadaya Cor Jalan Alternatif Penghubung Pekon

Warga Pekon Sri Menanti Swadaya Cor Jalan Alternatif Penghubung Pekon

--

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Solidaritas warga Pekon Sri Menanti, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat dalam menjaga dan menata lingkungan layak diacungi jempol. 

Bagaimana tidak, waktu senggang kerap kali dimanfaatkan warga setempat untuk bergotong royong memperbaiki fasilitas khususnya akses transportasi terutama di titik-titik yang belum tersentuh pembangunan.

Seperti Minggu (21/5) warga bersama aparatur pekon yang di hadiri langsung Peratin Anggi Ismanto, melakukan perbaikan jalan alternatif dari Pemangku Datar Mayan menuju Pekon Mutar Alam Kecamatan Way Tenong.

Dalam perbaikan itu masyarakat bukan hanya menata badan jalan, memperbaiki jembatan, melainkan juga memberikan pembangunan rabat beton yang diperoleh dari swadaya masyarakat. 

BACA JUGA:DP2KBP3A Lambar Catat Empat Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Terjadi di Lambar

Peratin Anggi Ismanto mengatakan secara status jalur yang diperbaiki tersebut merupakan jalan milik Kabupaten yakni jalan alternatif penghubung antar pekon.

Hanya saja karena ruas itu juga merupakan jalan produksi tentunya perbaikan secara swadaya tetap dilakukan warga untuk mendukung kelancaran akses lalu lintas.

Dengan harapan kedepannya ruas itu mendapat perhatian dari pemerintah untuk diberikan pembangunan secara permanen yang akan berdampak positif dengan semakin pendeknya rentan kendali masyarakat menuju kecamatan Way Tenong.

Pada kesempatan itu Anggi menyampaikan terima kasih kepada warganya yang telah memberikan support cukup tinggi dalam upaya menata menjaga dan membangun fasilitas yang dimiliki tanpa harus sepenuhnya menunggu bantuan pemerintah.

BACA JUGA:Dosen dan Mahasiswa Fakultas Kehutanan UNILA Penelitian di Kebun Raya Liwa

Kamu di sisi lain pihaknya juga berharap apa yang menjadi fasilitas utama masyarakat dapat tersentuh pembangunan khususnya akses yang statusnya milik kabupaten.

Sekedar diketahui kegiatan gotong royong penataan lingkungan pekon memang menjadi agenda rutin masyarakat setempat yang dilaksanakan setiap hari Jumat dan hari Minggu.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: