Inflasi Lampung 5,51 Persen, Setara dengan Inflasi Nasional

Inflasi Lampung 5,51 Persen, Setara dengan Inflasi Nasional

--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kusnardi, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (9/1).

Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ini diikuti oleh Kepala Daerah seluruh Indonesia. 

Di dalam rapat koordinasi, Menteri Dalam Negeri menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo agar Rakor tersebut diselenggarakan secara rutin dan diikuti oleh seluruh Kepala Daerah beserta Forkopimda agar tiap Kepala Daerah memiliki pemahaman terkait inflasi juga stabilitas harga karena angka inflasi nasional ditentukan oleh kerja Pemerintah Pusat dan seluruh daerah.

"Stabilitas harga pangan menjadi isu utama bagi mayoritas masyarakat kita," kata Mendagri.

BACA JUGA:DTPH Lambar Targetkan 1.000 Hektar Sawah Ikut Asuransi

Mendagri juga meminta agar seluruh Kepala Daerah membentuk Posko Pengendalian Inflasi Daerah dengan memanfaatkan mengoptimalkan peran Satgas Pangan Daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

"Tolong dibuatkan poskonya, ditunjuk orang-orangnya dan kemudian dibuatkan programnya untuk dibiayai sehingga terbentuk sistem. Dengan adanya tim itu, Kepala Daerah akan menerima masukan dan membuat keputusan. Jadi, sistem yang dibuat," terangnya.

Sementara Kusnardi mengatakan untuk pengendalian inflasi Pemprov Lampung melakukan upaya-upaya seperti peningkatan produksi, harga, dan juga dalam pendistribusian. 

"Alhamdulillah Lampung dari laporan satgas pangan Lampung terkendali nomor tiga paling bawah Keterjangkauan Harga," terangnya. 

BACA JUGA:Pemilihan Ketua RT Sawah Lama Terindikasi Curang, Kandidat Merasa Dirugikan

Ia juga mengatakan untuk inflasi Lampung berada ditengah-tengah yakni 5,51% setara dengan inflasi nasional. 

"Inflasi Lampung 5, 51% berada di tengah-tengah sama dengan inflasi nasional," pungkasnya.*

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: