Khoiril Iswan : Penanganan Sungai di Ngaras Mendesak

Khoiril Iswan : Penanganan Sungai di Ngaras Mendesak

--

PESBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Penanganan aliran sungai di wilayah Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mendesak ditangani oleh Pemkab setempat, dengan cara pengerukan dan pelebaran aliran sungai. 

Pasalnya, kondisi aliran sungai di wilayah itu mengalami pendangkalan dan penyempitan hingga kerap menyebabkan banjir sampai ke pemukiman penduduk.

Hi.Khoiril Iswan anggota DPRD Pesbar, mengatakan, ada empat aliran sungai yang melintasi wilayah Kecamatan Ngaras itu yakni Way Ngaras yang melintasi wilayah Pekon Kota Batu, Bandar Jaya, Negeri Ratu Ngaras, dan Padang Dalam. 

Kemudian, sungai Way Mulang Maya melintasi pemukiman penduduk di Pekon Mulang Maya dan Rajabasa.

BACA JUGA:Kapolri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Kapolda Jatim

Lalu, sungai Way Pardasuka melintasi Pekon Pardasuka dan sebagian di Pekon Rajabasa, serta aliran sungai Way Pampangan melintasi Pekon Sukarame. 

Jika musim penghujan di empat aliran sungai itu kerap meluap hingga berdampak banjir dan merendam pemukiman warga setempat.

“Aliran sungai itu memang sering meluap, salah satunya disebabkan karena kondisi sungai sudah lama mengalami pendangkalan dan penyempitan,” katanya, Jumat (14/10).

Sehingga, kata dia, jika terjadi hujan deras yang berlangsung lama, maka menyebabkan debit air di aliran sungai tersebut tidak lagi bisa tertampung, dan meluap ke pemukiman warga. 

BACA JUGA:Dinsos Pesbar Segera Survei Rumah Warga yang Terdampak Banjir

Salah satu solusi untuk menangani persoalan banjir di Kecamatan Ngaras yang sering terjadi saat musim penghujan seperti sekarang ini yakni dilakukan pengerukan dan pelebaran aliran sungai yang ada di empat titik tersebut.

“Kami di DPRD Pesbar setiap tahunnya sudah sering mengusulkan dan mengupayakan agar dilokasi empat sungai yang ada di Kecamatan Ngaras itu dilakukan pengerukan, namun hingga kini belum direalisasikan oleh Pemkab setempat,” jelasnya.

Menurut dia, pengerukan dan pelebaran aliran sungai di empat titik tersebut tentu sangat mendesak dilaksanakan. 

Karena itu, tahun anggaran 2023 mendatang pihaknya berharap benar-benar diprioritaskan oleh Pemkab Pesbar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: