Hadiri LIBCF, Arinal : Jadi Gerbang Jalin Kemitraan Menggali Potensi dan Peluang Investasi di Lampung

Hadiri LIBCF, Arinal : Jadi Gerbang Jalin Kemitraan Menggali Potensi dan Peluang Investasi di Lampung

--

BACA JUGA:Penyelundupan 35 Kg Sabu dan 5000 Butir Pil Happy Five Berhasil Digagalkan

Sebagaimana yang kita ketahui, permintaan produk yang lebih ramah lingkungan semakin meningkat seiring dengan meingkatnya kesadaran konsumen global, pergeseran perilaku konsumen di negara maju, dan meningkatnya jalur rantai pasokan global. 

"Hal ini akan mempengaruhi permintaan dan daya saing produk terutama produk unggulan untuk pasar ekspor di masa yang akan datang. Oleh karena itu, transisi ke arah ekonomi berkelanjutan harus terus diakselerasikan. Karenanya, masa depan yang berkelanjutan merupakan tanggung jawab kita bersama," jelasnya. 

Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiyono, menyampaikan, bahwa acara ini digagas oleh Bank Indonesia Lampung bekerja sama dengan Lampung Investment Forum (FOILA), untuk mengukir jalan yang berkelanjutan menuju pemulihan ekonomi melalui peningkatan eksposur peluang investasi provinsi kepada dunia secara luas.

Menyaksikan peningkatan yang signifikan dari kekhawatiran di antara anggota FOILA tentang bagaimana memacu investasi di Lampung dengan mempromosikan proyek-proyek investasi dan menyiapkan profil proyek investasi yang bersih dan jelas. 

BACA JUGA:Sebarkan Semangat Anti Korupsi, BUS KPK Bakal Parkir Tiga Hari di Bandarlampung

"Kami bekerja sama untuk mempromosikan dan memfasilitasi calon investor dalam menjajaki proyek investasi di Lampung," kata dia.

Dalam beberapa dekade terakhir, tambahnya, sebagian besar investasi asing ke Indonesia masuk ke kawasan industri di sekitar Jakarta, tetapi beberapa tahun terakhir telah menunjukkan bahwa dalam hal pembangunan ekonomi, pusat gravitasi bergeser ke pengembangan enam, yang disebut koridor ekonomi, termasuk Sumatera, sementara dalam jangka panjang, peluang baru menanti investor di daerah-daerah di seluruh nusantara.

"Kami senang Anda bersama kami dan suatu kehormatan bahwa kami memiliki kesempatan untuk mempresentasikan proyek investasi kami di Lampung sehingga Anda dapat mengambil bagian dalam pengembangan kami," ujarnya.

Masih kata, Budiyono, akan ada diskusi pleno dan tematik untuk membahas isu-isu terkini tentang ekonomi sirkular, investasi berkelanjutan, inisiatif pembiayaan hijau, dan inovasi kebijakan menuju ekonomi hijau. Disampaikan oleh para ahli dan pembuat kebijakan nasional, diskusi yang luar biasa dan konstruktif dijamin untuk Anda. 

BACA JUGA:Pengrusakan Hutan Register 42 Blambangan Umpu Berlanjut, Dishut Lampung dan PT Inhutani V Bungkam

Selain isu terkini, para manajer proyek investasi juga melakukan presentasi untuk menjajaki lebih banyak peluang investasi di Lampung.

"Kami juga menyiapkan sesi pertemuan satu lawan satu antara manajer proyek dan calon investor yang akan diadakan besok setelah makan siang," imbuhnya.

Budiyono juga menyampaikan, apresiasi kepada Gubernur Lampung dan seluruh jajaran, seluruh rekan-rekan Kepala Wilayah Bank Umum di Lampung dan atau rekan bisnis yang telah bekerja sama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Lampung.

Pembicara dalam kegiatan tersebut adalah Aretha Aprilia, Kepala Unit Lingkungan United Nation Development Programme (UNDP) Indonesia dan Nurul Ichwan, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: