Tetapkan Delapan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting

Tetapkan Delapan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting

Media Lampung - Disway National Network-medialampung.co.id---

Medialampung.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes), Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), tahun ini memaksimalkan kegiatan penurunan stunting salah satunya dengan aksi konvergensi untuk meningkatkan sinergitas antar lintas sektor.

Kadiskes Pesbar, Tedi Zadmiko, S.Km., mengatakan, terdapat tiga kecamatan yang menjadi lokasi khusus (Lokus) penurunan stunting tahun 2022 yakni Kecamatan Karyapenggawa, Ngambur dan Kecamatan Ngaras

“Dari tiga Kecamatan itu ada sembilan pekon meliputi Pekon Waysindi, Menyancang, Gedungcahya Kuningan, Sumber Agung, Pekon Mon, Negeriratu Ngambur, Sukarame, Sukamaju dan Rajabasa,” kata dia.

Dijelaskannya, dalam melaksanakan penurunan stunting di Kabupaten Pesbar diperlukan peran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dalam melaksanakan delapan aksi konvergensi stunting 2022.

“Kita sudah menyusun jadwal tahapan aksi konvergensi yang disesuaikan dengan peranan intervensi gizi spesifik dan sensitif, peran intervensi gisi spesifik itu menjadi tugas Dinkes, sedangkan OPD lainnya fokus pada peran intervensi gizi sensitif,” jelasnya.

Dikatakannya, delapan aksi konvergensi yang dapat dilakukan itu seperti analisis situasi, penyusunan rencana kegiatan, rembuk stunting, Peraturan Bupati tentang peran desa, pembinaan kader pembangunan manusia.

“Selain itu ada juga sistem manajemen data, pengukuran dan publikasi data stunting dan pelaksanaan review kinerja tahunan terkait pelaksanaan penurunan stunting,” terangnya.

Ditambahkannya, dalam pelaksanaan kegiatan penurunan stunting tersebut, Dinkes memiliki tugas menyediakan data yang menyasar penyebab langsung stunting yakni rumah tangga 1.000 hari pertama kehidupan.

“Untuk penyediaan data penyebab tidak langsung diluar Dinkes seperti Dinas PUPR penyediaan air minum dan sanitasi, Dinas P3AKB peningkatan akses dan kualitas pelayanan gizi dan kesehatan, Dinas PMP peningkatan kesadaran, komitmen praktik pengasuhan dan gizi ibu dan anak, pada Dinas PMP dan DKPP  peningkatan akses pangan bergizi,” ujarnya.

Pihaknya berharap, penurunan stunting yang terintegrasi dengan berbagai lintas sektor diperlukan adanya peningkatan sinergitas antar lintas sektoral sehingga tujuan penurunan stunting bisa tercapai tahun ini.

“Kami berharap semua lintas sektor yang terlibat dalam penurunan stunting tahun ini dapat bekerja dengan maksimal dan meningkatkan koordinasi,” pungkasnya. (ygi/d1n/mlo)

Sumber: