Tekan Angka Kemiskinan di Wilayah Pesisir, Pemprov Lampung Luncurkan Program Prioritas

Tekan Angka Kemiskinan di Wilayah Pesisir, Pemprov Lampung Luncurkan Program Prioritas

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik)--

Medialampung.co.id - Beberapa hari lalu Wakil Presiden RI Makruf Amin menyoroti  kemiskinan di wilayah pesisir.

Menyikapi hal tersebut Waki Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, M.Si, M.Kn, Ph.D., (Nunik) mengungkapkan memang semua wilayah rata-rata kantong kemiskinannya berada di wilayah pesisir.

"Hampir semua daerah kantong kemiskinan tertinggi di wilayah pesisir. Karena memang berbeda dengan petani ketika mereka menanam ada target dengan perawatan yang maksimal," kata Wagub Nunik saat dimintai keterangan, Selasa (21/6).

Lanjutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya memaksimalkan program kerja terutama untuk masyarakat yang berada di wilayah pesisir guna menurunkan angka kemiskinan.

"Salah satu program yang diluncurkan oleh Pemprov Lampung untuk masyarakat pesisir seperti program bedah rumah, pelatihan untuk pelaku UMKM serta bantuan jaring nelayan yang ramah terhadap lingkungan," terangnya.

Lanjutnya, Untuk pembudidaya rata-rata tetap bagus karena memang terjaga.

"Kalau budidaya memang rata-rata angka nya bagus karena harga terjaga. Tapi kalau nelayan yang bergantung di hasil laut memang jadi perhatian," terang Wagub.

Ia menerangkan salah satu faktor yang mempengaruhi tinggi nya angka kemiskinan di Provinsi Lampung yakni dampak dari pandemi Covid-19 yang sempat membuat roda perekonomian terhambat.

"Saat pandemi Covid-19 kemarin Pak Gubernur mengambil kebijakan yang cukup berani dengan resiko tinggi dengan tetap memperhatikan sisi kesehatan dan ekonomi. Namun resiko-resiko tersebut berhasil dipatahkan," jelasnya.

Ia mengungkapkan jika dengan kebijakan tegas yang dilakukan oleh Pemprov Lampung saat masa pandemi Covid-19 hal tersebut berdampak terhadap menurunnya kasus konfirmasi serta perekonomian yang masih tetap tumbuh positif.

"Perekonomian kita juga berjalan dengan baik dan tetap tumbuh positif. Jadi jalan tengah agar sebaran Covid-19 diminimalisir tapi warga tetap bisa beraktivitas dan produksi pertanian tetap meningkat," pungkasnya. (ded/mlo)

Sumber: