Bumi Ratu Bahas RKP Tahun Anggaran 2021
Medialampung.co.id - Pemerintah Pekon Bumi Ratu Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), menggelar musyawarah Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun anggaran 2021 di Balai Pekon setempat Senin (2/11).
Hadir dalam kesempatan itu, Camat Ngambur Sarhidi, Peratin Pekon Bumi Ratu, Zaini Firdaus, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Uspika Kecamatan setempat serta seluruh lapisan masyarakat Pekon Bumi Ratu dan pihak terkait lainnya.
Dalam kesempatan itu, Zaini Firdaus, mengatakan musyawarah penyusunan RKP tahun anggaran 2021 di Pekon Bumi Ratu itu akan memprioritaskan berbagai program sesuai dengan prioritas Menteri Desa, Pembangunan Tertinggal dan Transmigrasi. Salah satunya yakni program terkait dengan penanggulangan pandemi Covid-19 dalam hal ini Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk warga terdampak ekonomi akibat wabah Covid-19.
“Selain program prioritas penanggulangan pandemi Covid-19, Menteri Desa PDTT tahun anggaran 2021 juga memprioritaskan program padat karya tunai,” katanya.
Ditambahkannya, dengan merujuk peraturan desa pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Pekon Bumi Ratu, di tahun anggaran 2021 juga akan melanjutkan progress pembangunan tahun anggaran 2020. Karena itu, dalam RKP tentu tidak mungkin semuanya bisa didanai melalui Dana Desa, karena banyak pembangunan yang membutuhkan kucuran anggaran yang bersumber dari APBD dan APBN terutama dalam pembangunan infrastruktur.
“Dari hasil musyawarah RKP di Pekon Bumi Ratu ini akan disampaikan pada Musrenbang Kecamatan, terutama terkait dengan pembangunan infrastruktur yang harus membutuhkan kucuran anggaran dari APBD atau APBN, yang diharapkan bisa terealisasi,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat setempat, Subroto, menyampaikan ucapan terima kasih atas pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah Pekon Bumi Ratu melalui dana desa, baik mengenai penyaluran BLT-DD, peningkatan jalan lingkar Pemangku, pengadaan ambulance pekon untuk mendukung fasilitas kesehatan masyarakat dan sebagainya yang telah dimanfaatkan dan dirasakan masyarakat. Pihaknya juga berharap kedepan agar pemerintah Pekon Bumi Ratu ini bisa terus berupaya untuk menjalin kerjasama dengan lintas sektor terutama sesuai rencana untuk tahun anggaran 2021 mendatang.
“Salah satunya mengenai infrastruktur jalan poros sepanjang delapan kilometer yang kini kondisinya memprihatinkan dan pembangunan sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




