Kini Honda Recall Rebel, Africa Twin dan Transalp karena Potensi Kebocoran Oli: Ini Penjelasannya
Sebanyak 3 moge Honda terkena recall karena masalah keamanan.//Foto: DOK/Google.--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemilik sepeda motor Honda Rebel 1100, Africa Twin 1100, dan XL750 Transalp perlu mewaspadai potensi masalah teknis serius.
Honda Motor Co., Ltd. secara resmi mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap tiga model moge (motor gede) tersebut karena ditemukan risiko kebocoran oli yang dapat membahayakan keselamatan berkendara.
Masalah ini berakar dari baut penutup crankcase (rumah mesin) yang dipasang tidak sesuai standar manufaktur.
Baut itu ternyata berisiko longgar atau rusak sehingga oli mesin bisa bocor dan menetes ke ban belakang.
BACA JUGA:Ford Recall 2.272 Unit Bronco 2025 di AS karena Risiko Malfungsi Airbag
Kebocoran semacam ini dapat menyebabkan kehilangan traksi, terutama saat kecepatan tinggi atau di tikungan, dan secara langsung meningkatkan risiko kecelakaan.
Berdasarkan data dari American Honda yang dilaporkan oleh RideApart pada Selasa, 17 Juni 2025, setidaknya 1.016 unit kendaraan terdampak oleh masalah ini.
Jumlah tersebut memang hanya sekitar 1% dari total produksi, namun tetap menjadi perhatian serius karena menyangkut aspek keselamatan pengguna.
Masalah ini pertama kali teridentifikasi di akhir tahun 2024 saat inspeksi akhir terhadap dua unit Honda CB1000 di fasilitas produksi Honda di Jepang.
BACA JUGA:Honda Kini Siap Hadirkan MPV Hybrid STEP WGN e:HEV di GIIAS 2025
Investigasi lanjutan mengungkap bahwa kerusakan serupa juga terjadi pada model Rebel 1100, Africa Twin 1100, dan XL750 Transalp yang telah dipasarkan secara global.
Honda menyatakan bahwa sejak 17 Februari 2025, mereka telah menggunakan baut crankcase versi baru yang telah memenuhi standar keamanan terbaru.
Artinya, unit yang diproduksi setelah tanggal tersebut dipastikan aman dan tidak terdampak masalah ini.
Untuk wilayah Amerika Serikat, Honda sendiri ternyata sudah mulai memberi informasi kepada seluruh jaringan dealer sejak 27 Mei 2025 yang lalu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




