Terobos Tol Bakter, Satu Meninggal Dunia Usai Tertabrak
Seberangi Tol Bakter, Santri di Lampung Tengah Tewas Tertabrak Mobil--
BACA JUGA:Museum Musik Indonesia sebagai Ruang Pembelajaran Seni dan Budaya
Pengelola tol juga telah menyediakan fasilitas jembatan penyeberangan orang (JPO) di sejumlah titik sebagai sarana penyeberangan yang aman bagi warga sekitar.
“Kami berharap fasilitas JPO yang telah tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” tambahnya.
Ia kembali menegaskan bahwa jalan tol merupakan jalan bebas hambatan yang diperuntukkan bagi kendaraan dengan kecepatan tinggi, sehingga tidak boleh digunakan oleh pejalan kaki.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyeberang atau beraktivitas di jalan tol. Tindakan tersebut sangat berbahaya dan berisiko tinggi terhadap keselamatan. Mari bersama-sama mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” tutupnya.
BACA JUGA:Katumbak, Kesenian Tradisional Pariaman yang Memadukan Musik dan Tarian Penuh Makna
Sementara Kasatlantas Polres Lampung Tengah, AKP Glend Felix Siagian mengatakan, insiden kecelakaan lalu lintas ini terjadi di jalan tol ruas Bakter KM 122 A, pada Senin 16 Februari 2026 sekitar pukul 15.03 WIB.
Adapun hasil identifikasi, korban pejalan kaki beridentitas Zainal Arifin (16) warga Kampung Bulusari, Kecamatan Bumiratu Nuban, Lampung Tengah.
Ia meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka di bagian kepala, tangan, dan kaki.
"Benar, korban ini siswa Pondok Pesantren Markaban Sidorejo, Kecamatan Gunung Sugih. Jadi ada tiga orang yang melintas dan satu orang terjatuh (Zainal Arifin). Iya, mereka ini santri," ujarnya dikonfirmasi, Selasa 17 Februari 2026.
BACA JUGA:Begini Cara Membaca Hasil Lab Darah Secara Tepat dan Mendalam
Berdasarkan penyelidikan, kecelakaan lalu lintas ini melibatkan satu unit mobil Toyota Avanza melaju dari arah Bandar Lampung menuju Terbanggi Besar.
Kendaraan bernomor polisi B 2308 TRR ini dikemudikan oleh Puryono (42), warga Banjit, Way Kanan.
Dari keterangan sopir, korban Zainal Abidin tiba-tiba terjatuh di tengah-tengah jalan tol hingga kendaraan yang dikemudikannya tidak dapat menghindari korban.
"Pengemudi ini langsung berhenti dan memberikan pertolongan serta menghubungi pihak tol dan PJR. Korban langsung dibawa ke RS Harapan Bunda, tapi tidak dapat ditolong dan akhirnya meninggal dunia," Terangnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
