Nasi Rasi: Warisan Kuliner Berbasis Singkong yang Unik dan Penuh Makna

Nasi Rasi: Warisan Kuliner Berbasis Singkong yang Unik dan Penuh Makna

Nasi rasi berbahan singkong disajikan lengkap dengan lauk tradisional khas Nusantara--

MEDIALAMPUNG.CO.IDNasi rasi adalah makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari singkong yang diolah sedemikian rupa hingga menyerupai nasi. 

Di beberapa daerah, makanan ini dikenal sebagai “nasi singkong” atau mirip dengan tiwul, meski tekstur dan cara pengolahannya berbeda. 

Nasi rasi lahir dari kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan singkong sebagai sumber karbohidrat alternatif pengganti beras.

Di tengah ketergantungan masyarakat pada nasi putih, nasi rasi membuktikan bahwa bahan pangan lokal mampu menjadi solusi bergizi, ekonomis, dan mudah diperoleh.

BACA JUGA:Setahun Kepemimpinan, Parosil Tekankan Strategi Jemput Bola di Tengah Keterbatasan Anggaran

Asal Usul dan Sejarah Nasi Rasi

Nasi rasi berkembang di pedesaan Indonesia yang memiliki hasil panen singkong melimpah. Pada masa lalu, terutama ketika beras sulit diperoleh atau harganya mahal, singkong menjadi bahan pokok masyarakat.

Seiring waktu, nasi rasi menjadi simbol ketahanan pangan lokal. Singkong mudah ditanam, tahan kondisi tanah kurang subur, dan dapat diolah menjadi berbagai bentuk makanan. 

Selain faktor ekonomi, nasi rasi juga mencerminkan budaya gotong royong dan kearifan lokal, karena proses pembuatannya sering dilakukan bersama-sama, terutama saat acara adat atau kegiatan desa.

BACA JUGA:Sepekan Operasi Keselamatan Krakatau, 12 Ribu Pengendara Ditegur di Lampung

Bahan Utama dan Karakteristik

Bahan utama nasi rasi adalah singkong yang sudah dikupas dan diolah. Tekstur nasi rasi lebih pulen dan sedikit kasar dibanding nasi putih. 

Rasanya netral dengan aroma khas singkong, berwarna putih agak kekuningan atau krem, dan harum alami dari singkong yang dikukus. 

Karakteristik ini membuat nasi rasi cocok dipadukan dengan berbagai lauk tradisional.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: