Lorjuk, Kerang Khas Madura yang Bernilai Tinggi dan Sarat Tradisi
Kerang lorjuk Madura terkenal mahal, langka, dan digemari pecinta kuliner Nusantara.--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Lorjuk merupakan salah satu hasil laut khas Pulau Madura yang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan jenis kerang lainnya.
Hewan laut ini berbentuk panjang menyerupai bambu kecil, dengan cangkang keras yang ramping dan memanjang.
Lorjuk hidup dengan cara bersembunyi di dalam pasir pantai, khususnya di wilayah pesisir berlumpur dan berpasir halus seperti Kabupaten Pamekasan dan Sumenep.
Keberadaannya tidak hanya penting sebagai bahan pangan, tetapi juga memiliki nilai budaya serta ekonomi yang kuat bagi masyarakat pesisir Madura.
BACA JUGA:Peluang Saldo DANA Gratis Hingga Rp144 Ribu Ramai Diburu Warganet
Karakteristik dan Habitat Lorjuk
Lorjuk termasuk jenis kerang laut yang sangat sensitif terhadap kondisi lingkungan. Kerang ini hanya dapat hidup di perairan yang bersih dengan kualitas air yang baik. Lorjuk biasanya muncul ke permukaan pasir saat air laut surut, sehingga proses penangkapannya sangat bergantung pada siklus alam.
Bentuknya yang panjang dan ramping membuat lorjuk sulit ditangkap. Saat merasa terganggu, lorjuk dapat bergerak cepat masuk kembali ke dalam pasir hanya dalam hitungan detik. Karena itu, keterampilan dan pengalaman menjadi kunci utama dalam proses pencariannya.
Masyarakat pesisir Madura umumnya menangkap lorjuk secara tradisional menggunakan alat sederhana atau tangan kosong. Aktivitas ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran tinggi, sekaligus mencerminkan kearifan lokal yang masih lestari hingga kini.
BACA JUGA:Kerugian Musibah Kebakaran di Canggu Capai Rp300 Juta, 1 Rumah Ludes, Dua Terdampak
Proses Pengolahan Lorjuk
Setelah berhasil dikumpulkan, lorjuk harus dibersihkan secara menyeluruh untuk menghilangkan pasir dan kotoran yang menempel. Proses pembersihan menjadi tahap penting agar kualitas dan rasa lorjuk tetap terjaga.
Selanjutnya, lorjuk direbus hingga cangkangnya terbuka dan dagingnya matang. Daging lorjuk yang telah matang dapat langsung diolah menjadi berbagai hidangan, atau dijemur hingga kering untuk dijadikan lorjuk kering.
Pengeringan biasanya dilakukan secara alami dengan memanfaatkan sinar matahari, yang sekaligus memperkuat cita rasa khas hasil laut Madura.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




