Muntah Setelah Kepala Terbentur, Bisa Jadi Tanda Cedera Otak Serius

Muntah Setelah Kepala Terbentur, Bisa Jadi Tanda Cedera Otak Serius

Kepala terbentur disertai muntah bisa menjadi tanda cedera otak yang memerlukan penanganan segera-Ilustrasi Gemini AI-

BACA JUGA:Batu Tihang, Ikon Karang Raksasa di Pesisir Barat Lampung

Untuk cedera ringan, kompres dingin pada area yang terbentur dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri lokal.

Penggunaan obat pereda nyeri tanpa anjuran tenaga medis sebaiknya dihindari karena berisiko menutupi gejala penting. 

Apabila muntah berulang, korban tampak sangat mengantuk, mengalami penurunan kesadaran, atau menunjukkan gangguan neurologis, segera bawa ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lanjutan. 

Jika dokter mendiagnosis gegar otak atau cedera kepala ringan, pasien biasanya dianjurkan membatasi aktivitas fisik, mengurangi penggunaan gawai, dan beristirahat hingga kondisi benar-benar pulih.

BACA JUGA:Jelang Tahun Baru 2026, TNI-Polri di Lampung Utara Gelar Patroli Gabungan

Kapan Harus Segera ke Fasilitas Kesehatan?

Cedera kepala yang disertai muntah memerlukan kewaspadaan tinggi, terutama pada anak-anak, lansia, atau apabila terjadi akibat benturan keras. 

Penanganan yang terlambat dapat meningkatkan risiko kerusakan otak permanen serta komplikasi yang mengancam jiwa. 

Oleh karena itu, pemeriksaan medis menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi korban tetap aman. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: