Yersinia Pestis; Bakteri Mematikan Penyebab Penyakit Pes
Kutu yang hidup pada tikus bisa menjadi perantara penularan Yersinia Pestis-Ilustrasi: Canva-
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Yersinia pestis adalah bakteri berbahaya yang dikenal sebagai penyebab utama penyakit pes (plague), salah satu penyakit paling mematikan dalam sejarah peradaban manusia.
Mikroorganisme ini termasuk dalam kelompok gram negatif dan memiliki bentuk batang kecil (coccobacillus).
Walaupun ukurannya sangat mikroskopis, dampak yang ditimbulkan mampu mengguncang dunia.
Sejarah mencatat bahwa wabah pes pertama kali meledak pada Wabah Justinianus di abad ke-6 M yang menelan korban jutaan jiwa.
BACA JUGA:Berikut Penyebab Nyeri Punggung Karena Terlalu Lama Bekerja dan Solusi Mengatasinya
Beberapa abad kemudian, Y. pestis kembali menjadi biang keladi tragedi besar yang dikenal sebagai Black Death pada abad ke-14, yang diperkirakan merenggut sepertiga populasi Eropa.
Peristiwa ini menjadi salah satu pandemi paling mematikan dalam sejarah umat manusia.
Di era modern, kasus pes memang jauh berkurang berkat perkembangan ilmu kedokteran dan kebersihan lingkungan.
Namun, penyakit ini masih muncul secara sporadis di beberapa wilayah dunia, terutama di Afrika, Asia, serta Amerika Serikat bagian barat.
BACA JUGA:Upacara Adat Dongdang Masyarakat Sunda di Banten
Cara Penularan Yersinia Pestis
Penyebaran bakteri ini dapat terjadi melalui beberapa jalur utama, antara lain:
1. Gigitan Kutu Tikus (Flea Bite)
Kutu yang hidup pada tikus atau hewan pengerat lain dapat menjadi perantara utama. Ketika kutu yang terinfeksi menggigit manusia, bakteri Y. pestis dapat berpindah masuk ke dalam tubuh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




