Jamur Telinga Bisa Ganggu Pendengaran, Ini Cara Efektif Mengatasinya
Jangan sepelekan gatal di telinga, bisa jadi itu otomycosis yang memerlukan pengobatan medis-freepik.com-
BACA JUGA:Truk Kerap Terjebak di Tanjakan Sukarame Akibat Jalan Rusak Parah
Selain itu, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti penderita diabetes, HIV/AIDS, atau pasien kemoterapi, lebih rentan terkena otomycosis.
Kulit sensitif akibat eksim, psoriasis, atau dermatitis juga menjadi salah satu pemicu infeksi jamur telinga.
Mengatasi jamur telinga secara medis membutuhkan langkah penanganan yang tepat. Hal pertama yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter spesialis THT.
Dengan menggunakan alat otoskop, dokter akan mengkonfirmasi keberadaan jamur dalam saluran telinga.
BACA JUGA:2.921 Pelanggar Kena Tegur dan Tilang Selama Operasi Patuh 2025 di Lampung Barat
Setelah diagnosis ditegakkan, saluran telinga akan dibersihkan secara menyeluruh untuk mengangkat jamur, kulit mati, atau cairan yang menumpuk. Proses ini disebut aural toilet dan bertujuan agar obat bisa bekerja lebih efektif.
Setelah pembersihan, dokter akan meresepkan obat tetes telinga antijamur seperti clotrimazole, miconazole, atau nystatin. Untuk infeksi yang lebih luas atau sering kambuh, bisa saja dibutuhkan obat antijamur oral.
Selama masa pengobatan, penting untuk menjaga area telinga tetap kering. Hindari menggunakan earphone atau earplug hingga kondisi benar-benar pulih.
Jangan menggaruk telinga atau memasukkan benda asing karena hal tersebut bisa memperparah infeksi.
BACA JUGA:Pengoplosan Beras SPHP Terbukti, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas
Pencegahan adalah kunci agar infeksi tidak kembali. Biasakan mengeringkan telinga dengan handuk bersih setelah mandi atau berenang. Hindari penggunaan cotton bud secara berlebihan karena telinga memiliki sistem pembersih alami.
Jangan memasukkan benda apapun ke dalam telinga, termasuk jari, kapas, atau alat logam. Saat berenang di tempat umum, sebaiknya gunakan pelindung telinga untuk menghindari paparan air yang tidak steril.
Bagi Anda yang memiliki riwayat kulit sensitif atau pernah mengalami infeksi jamur sebelumnya, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter THT untuk mendapatkan panduan perawatan yang sesuai.
Dengan memahami gejala, faktor penyebab, dan cara penanganannya, kita dapat mencegah otomycosis sejak dini dan menjaga kesehatan telinga tetap optimal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




