Proses Replikasi Virus dan Dampaknya terhadap Tubuh Manusia
Ilustrasi COVID-19-freepik.com-
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Virus adalah agen infeksius mikroskopis yang tidak memiliki kemampuan untuk bereproduksi secara mandiri di luar sel hidup.
Berbeda dengan organisme seperti bakteri, virus tidak memiliki struktur seluler yang lengkap, sehingga bergantung sepenuhnya pada sel inang untuk berkembang biak dan proses virus memperbanyak diri di dalam tubuh inang dikenal sebagai replikasi virus, yang merupakan tahap krusial dalam perjalanan infeksi dan berkembangnya penyakit, termasuk influenza, hepatitis, HIV, hingga COVID-19.
Replikasi virus merujuk pada serangkaian proses biologis yang terjadi ketika virus berhasil menginfeksi sel inang dan memanfaatkan mesin molekuler sel tersebut untuk menggandakan diri.
Materi genetik virus baik berupa DNA maupun RNA akan mengambil alih kendali sel inang guna memproduksi komponen virus baru.
BACA JUGA:Cara Mudah Pasang Home Charger Mobil Listrik, Ini Syarat dan Biayanya
Setelah proses ini selesai maka virus baru akan dilepaskan untuk menginfeksi sel lain di sekitarnya serta memperluas infeksi di dalam tubuh.
Berbeda dari bakteri yang mampu berkembang biak secara otonom melalui pembelahan sel, virus sepenuhnya bergantung pada keberadaan sel hidup untuk bereproduksi dan ini sebabnya virus sering kali digolongkan sebagai "makhluk hidup ambang" karena hanya aktif saat berada dalam sel inang.
Proses replikasi virus di dalam tubuh berlangsung melalui beberapa tahap utama.
Meskipun terdapat variasi antar jenis virus, secara umum proses ini terbagi menjadi lima fase;
BACA JUGA:8 Mobil Listrik Nyaman untuk Keluarga dan Perjalanan Jauh
1. Adsorpsi (Penempelan Virus ke Sel Inang)
Pada tahap awal, virus mengenali dan menempel pada sel inang melalui interaksi antara protein di permukaannya dengan reseptor spesifik yang terdapat pada membran sel inang. Hubungan ini sangat selektif, yang menjelaskan mengapa virus hanya dapat menginfeksi jenis sel tertentu — fenomena ini disebut tropisme seluler.
2. Penetrasi (Masuknya Virus ke dalam Sel)
Setelah berhasil menempel, virus akan memasukkan materi genetiknya ke dalam sel. Ini dapat terjadi melalui dua cara utama: virus secara keseluruhan masuk ke dalam sel melalui endositosis atau hanya menyuntikkan materi genetiknya ke dalam sitoplasma sel inang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




