Waspada Joki Pinjaman DANA: Modus Penipuan Digital yang Kian Marak
Waspada Joki Pinjaman DANA: Modus Penipuan Digital yang Kian Marak--
BACA JUGA:LazBon: Layanan Pinjaman Tunai Digital dari Lazada yang Praktis dan Cepat
3. Permintaan Biaya di Awal
Pelaku biasanya meminta sejumlah dana dengan alasan biaya administrasi, deposit, atau percepatan pencairan. Setelah uang dikirim, komunikasi terputus dan pelaku menghilang.
4. Permintaan Data Sensitif
Penipu sering meminta foto KTP, swafoto, hingga kode OTP atau PIN DANA. Memberikan informasi ini berarti membuka akses penuh terhadap akun dompet digital Anda.
BACA JUGA:Dunia Kerja Berubah Cepat, Anak Muda Menyesuaikan Diri
Dampak Terjerat Pinjaman Online Ilegal
Menurut data Satgas Waspada Investasi (SWI) hingga Januari 2026, ribuan entitas pinjol ilegal telah ditutup. Meski demikian, pelaku terus bermunculan dengan identitas baru.
Beberapa risiko serius yang dapat dialami korban antara lain:
Penagihan tidak manusiawi, berupa ancaman, intimidasi, dan teror berulang.
BACA JUGA:Tabel Angsuran KUR BRI 2026, Simulasi Pinjaman Mulai Rp 10 Juta untuk Modal UMKM
Penyebaran data pribadi, termasuk menghubungi kontak keluarga dan rekan kerja.
Bunga dan denda tidak wajar, yang membuat utang membengkak dalam waktu singkat.
Cara Aman Menggunakan Layanan DANA
Apabila Anda membutuhkan pinjaman, pastikan hanya mengakses layanan yang tersedia langsung di dalam aplikasi resmi DANA. Hindari segala bentuk transaksi di luar sistem aplikasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
