Lampung Kebanjiran Rokok Tanpa Cukai

Lampung Kebanjiran Rokok Tanpa Cukai

Berbagai merek rokok ilegal beredar dengan leluasa di hampir setiap warung di seluruh Provinsi Lampung-Foto Jeri-

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Aroma tembakau bercampur kepulan asap memenuhi sudut-sudut warung kecil di Lampung. Bukan asap biasa, tapi dari rokok ilegal yang dijual bebas di pasaran. Dari kota hingga pelosok desa, peredaran barang haram ini seolah tak terbendung.

Bukan sekadar isapan jempol. Di Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, hingga Pesawaran, rokok ilegal mudah ditemukan. Tinggal melangkah ke warung kelontong, merek-merek tanpa pita cukai atau dengan pita cukai palsu terpajang bebas di etalase.

Rantai distribusinya terbilang sederhana namun rapi. Para penjual kecil mengaku, awalnya ada “sales” yang datang menawarkan dagangan. 

Jika stok habis, cukup menghubungi lewat ponsel, dan pesanan akan diantar. Motor atau mobil, semua siap membawa barang sampai depan pintu.

BACA JUGA:Antusias Tinggi! Tiket Bhayangkara Presisi Lampung FC Sold Out dalam 18 Jam

Seorang pemilik warung di Way Dadi, Bandar Lampung, bercerita sambil menurunkan suara, seolah khawatir ada telinga yang menguping. 

“Kami sudah punya nomor orangnya. Tinggal pesan, rokok diantar. Kadang pakai motor, kadang mobil,” ujarnya.

Harga yang ditawarkan membuat banyak pemilik warung tergoda. Satu slop—berisi 10 bungkus, masing-masing 20 batang—dibanderol mulai Rp100.000 hingga Rp170.000. Jika dipecah per bungkus, harganya bisa serendah Rp10 ribu. Jauh di bawah rokok resmi.

“Rokok Nayan Rp140 ribu satu slop, Mami Cantik Rp145 ribu, Mami Baru Rp155 ribu, Pacar Baru Rp150 ribu. Ada yang isi 10, ada yang 12 bungkus per slop,” lanjutnya sambil menunjukkan stok di rak belakang.

BACA JUGA:RSJ Daerah Provinsi Lampung Satu-Satunya Wakil dalam Penilaian WBK Tahun 2025

Cerita serupa datang dari Sukarame. Pemilik warung di sana mengaku sudah lama menjual rokok tanpa cukai. 

Menurutnya, pembeli kini justru lebih banyak mencari yang ilegal. “Harganya lebih murah, rasanya pun mirip rokok resmi yang harganya dua kali lipat,” ujarnya.

Peredaran ini tak main-main. Dari pengakuan para penjual, ada puluhan merek yang beredar di pasar. 

Mama Cantik, Mami Baru, Nayan, Baja, Glory, Flash, Smith, Sky, Gudang Emas, hingga Pacar Baru, semuanya ada.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: