Idul Fitri
Idul Fitri
IDUL FITRI

Warga Blokir Rel Kereta, DPRD Soroti Minimnya Pengamanan Perlintasan

Warga Blokir Rel Kereta, DPRD Soroti Minimnya Pengamanan Perlintasan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Endang Asnawi--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Aksi warga yang memblokir rel kereta api menggunakan batang besi menjadi sorotan publik setelah beredar luas di media sosial.

Tindakan tersebut dipicu oleh insiden kecelakaan di perlintasan kereta api yang tidak dilengkapi palang pintu, sehingga memicu keresahan dan kekecewaan masyarakat.

Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Endang Asnawi, angkat bicara.

Ia menilai pemblokiran rel merupakan bentuk protes warga akibat lambannya penanganan keselamatan di perlintasan kereta tanpa pengaman.

BACA JUGA:Arus Balik Lebaran di Bakauheni Berjalan Lancar, Sistem Pelayanan Dinilai Optimal

Menurut Endang, kondisi perlintasan tanpa palang pintu sudah lama menjadi keluhan warga. Keberadaan jalur kereta di kawasan padat aktivitas dinilai berisiko tinggi dan seharusnya menjadi perhatian serius pihak terkait.

“Saya harapkan baik dari KAI maupun Dinas Perhubungan kota dan provinsi bisa duduk bersama mencari solusi terbaik. Jika memang belum memungkinkan membangun palang pintu, setidaknya dibuat posko keamanan di lokasi perlintasan agar kecelakaan tidak kembali terjadi,” ujar Endang Asnawi, Jum'at 27 Maret 2026.

Ia menambahkan, kawasan tersebut merupakan jalur lalu lintas padat kendaraan dan berada di sekitar sekolah negeri, sehingga aktivitas masyarakat sangat tinggi.

Kondisi ini, menurutnya, semakin memperbesar potensi kecelakaan jika tidak disertai pengamanan yang memadai.

BACA JUGA:Respons Cepat Wali Kota, Normalisasi Drainase di Jalur By Pass Soekarno-Hatta Dikebut

“Wilayah itu ramai kendaraan dan ada sekolah. Seharusnya pihak KAI sudah sejak lama membangun palang pintu perlintasan atau minimal menyediakan rambu yang jelas,” jelasnya.

Endang kembali menegaskan perlunya langkah cepat dan sementara guna menekan risiko kecelakaan.

“Semua pihak terkait harus segera duduk bersama. Untuk jangka pendek, buat posko pengamanan di perlintasan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Sebelumnya, sebuah video viral memperlihatkan warga menutup rel kereta api di Kelurahan Garuntang, Bandar Lampung, menggunakan dua batang besi rel bekas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: