MEDIALAMPUNG.CO.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung mencatat empat insiden kebakaran di sejumlah wilayah selama tiga hari berturut-turut, Jumat hingga Minggu (14–16 Agustus 2026).
Kebakaran tersebut didominasi perambatan api pada lahan kosong yang dipenuhi semak kering, serta tumpukan sampah dan material kayu.
Kondisi cuaca terik selama musim kemarau dinilai meningkatkan risiko api cepat merambat. Karena itu, Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung, Antoni Irawan, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
"Kami terus mengingatkan warga agar tidak sembarangan membakar sampah atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, khususnya di musim kemarau atau saat cuaca terik seperti sekarang. Potensi api sangat cepat merambat dan berisiko meluas," ujar Antoni Irawan, Selasa 18 Agustus 2026.
BACA JUGA:Perjalanan Makin Meriah, KAI Gelar Lomba Kemerdekaan dan Nyanyikan Indonesia Raya
Pada Jumat 14 Agustus 2026, kebakaran lahan kosong seluas sekitar 200 meter persegi terjadi di Jalan Terusan Ragom Gawi, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Kemiling. Laporan mengenai kejadian tersebut diterima petugas sekitar pukul 12.05 WIB.
Sehari kemudian, Sabtu 15 Agustus 2026, kebakaran melanda tumpukan sampah kayu dan papan serta toren air di belakang kios buah di Jalan Manggis No. 1, RT 09 LK I, Kelurahan Pasir Gintung, Kecamatan Tanjung Karang Pusat.
Sementara pada Minggu 16 Agustus 2026, petugas kembali menerima laporan kebakaran lahan kosong di Jalan Wan Abdurrahman, Kecamatan Kemiling, sekitar pukul 14.30 WIB. Pada waktu yang hampir bersamaan, Mako Tendean juga menerima laporan kebakaran lahan kosong seluas sekitar 100 meter persegi di Jalan Randu, RT 05 LK 03, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling.
Berdasarkan keterangan warga di lokasi Jalan Randu, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan. Puntung tersebut kemudian diduga menyambar alang-alang kering di sekitarnya hingga menyebabkan api merambat di lahan kosong.
BACA JUGA:Misgustini: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Wujudkan Keadilan dan Kemakmuran
Petugas Damkarmat merespons laporan tersebut dalam waktu empat menit. Sebanyak enam personel dikerahkan dengan dua unit armada, yakni Unit Karba Pos Siaga Kemiling dan Unit Supply Pos Siaga Kecamatan Langkapura.
Proses pemadaman menghabiskan dua tangki air dan berhasil diselesaikan sepenuhnya pada pukul 15.20 WIB. Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.
Antoni kembali menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang dapat mempercepat perambatan api.
"Kami minta masyarakat segera melapor melalui call center resmi Damkar Bandar Lampung apabila mendapati potensi atau kejadian kebakaran sekecil apa pun di lingkungan sekitar, demi mengantisipasi kerugian yang lebih besar," pungkasnya.
BACA JUGA:Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Harga Pangan, Antisipasi El Nino