Lampung Perkuat Pertanian Berbasis Organik, Gubernur Tekankan Peran Penyuluh Sukseskan Program PHC

Selasa 07-07-2026,21:37 WIB
Reporter : Dedi Andrian
Editor : Budi Setiawan

Usai memberikan arahan, Gubernur bersama jajaran terkait meninjau langsung praktik pembuatan Pupuk Hayati Cair yang dilakukan para peserta bimtek.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, mengatakan pihaknya terus berkomitmen mempercepat implementasi berbagai inovasi di sektor pertanian guna meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani di seluruh kabupaten dan kota.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPSDMP Kementerian Pertanian RI, Eko Nugroho, mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para penyuluh menjadi kunci keberhasilan berbagai program strategis pertanian.

BACA JUGA:Tak Lolos SPMB, Disdik Bandar Lampung Pastikan Siswa Tetap Berpeluang Sekolah Negeri

Ia menjelaskan, pemerintah saat ini fokus pada empat prioritas utama, yakni mewujudkan swasembada pangan terutama beras, penyediaan pangan bergizi, pengembangan energi terbarukan berbasis komoditas pertanian, serta penguatan pengelolaan sumber daya air.

Selain itu, Kementerian Pertanian juga telah mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, di antaranya menurunkan harga pupuk hingga 20 persen, memangkas 145 regulasi terkait pupuk agar penyaluran subsidi lebih mudah, serta menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram yang dikawal bersama Perum Bulog.

Bimbingan teknis ini diikuti ratusan penyuluh pertanian dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, baik secara langsung di Aula Bapelkes maupun melalui telekonferensi.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap lahir lebih banyak penyuluh yang mampu menjadi agen perubahan dalam mendorong pertanian organik yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan di Bumi Ruwa Jurai.

Kategori :