Teknik Pernapasan Buteyko, Metode Latihan Napas untuk Kesehatan Paru-paru

Jumat 13-03-2026,17:20 WIB
Reporter : Apriyanti
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Teknik pernapasan Buteyko breathing technique merupakan metode latihan napas yang bertujuan membantu seseorang mengatur pola pernapasan agar lebih tenang, lambat, dan terkontrol.

Metode ini kerap digunakan untuk membantu mengatasi berbagai masalah pernapasan, mulai dari asma hingga sesak napas.

Teknik tersebut dikembangkan oleh dokter asal Rusia, Konstantin Buteyko, pada pertengahan abad ke-20. Ia menemukan bahwa banyak orang bernapas terlalu cepat atau terlalu dalam tanpa disadari, kondisi yang dikenal sebagai hiperventilasi.

Melalui latihan Buteyko, seseorang dilatih bernapas lebih pelan dan memaksimalkan penggunaan hidung. Pola napas yang lebih stabil diyakini dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja sistem pernapasan.

BACA JUGA:Manfaat Madu untuk Batuk dan Cara Aman Mengonsumsinya

Apa Itu Teknik Pernapasan Buteyko?

Teknik pernapasan Buteyko adalah metode yang berfokus pada pengurangan hiperventilasi atau kebiasaan bernapas berlebihan. Latihan ini menekankan pentingnya bernapas melalui hidung serta memperlambat ritme napas secara bertahap.

Dalam praktiknya, seseorang dilatih mengontrol napas agar tidak terlalu dalam maupun terlalu cepat. Dengan cara ini, keseimbangan kadar oksigen dan karbon dioksida dalam tubuh dapat lebih terjaga.

Ketika keseimbangan tersebut stabil, fungsi paru-paru dapat bekerja lebih optimal dan pernapasan terasa lebih ringan.

BACA JUGA:Pinjaman Rp100 Juta KUR BRI 2026: Cicilan, Bunga, dan Manfaat bagi UMKM

Manfaat Teknik Pernapasan Buteyko

Latihan pernapasan ini dipercaya memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan, terutama bagi sistem pernapasan.

1. Membantu Mengontrol Gejala Asma

Teknik Buteyko sering digunakan sebagai terapi pendukung bagi penderita Asma. Latihan ini dapat membantu mengurangi frekuensi sesak napas serta membuat pernapasan lebih stabil.

BACA JUGA:Viral Aksi Pelaku Curanmor Lepas Tembakan di Masjid Agung Kotabumi, Polisi Lakukan Pengejaran

2. Mengurangi Kebiasaan Bernapas Berlebihan

Sebagian orang memiliki kebiasaan bernapas terlalu cepat tanpa disadari. Melalui latihan ini, pola napas dapat kembali menjadi lebih alami dan efisien.

Kategori :