Momentum Ramadan dipandang sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial. PLN melalui TJSL berupaya menyalakan energi kebaikan dengan menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Antusiasme warga pun terasa di lokasi kegiatan. Erna, warga Rajabasa Induk, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.
“Alhamdulillah ya Allah, terima kasih PLN, saya bisa membeli paket sembako dengan harga yang sangat terjangkau. Ini sangat membantu saya dan keluarga,” tuturnya haru.
Apresiasi serupa disampaikan Ristin, warga Jatimulyo yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online. Ia menilai program ini tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga memiliki dampak sosial yang lebih luas.
BACA JUGA:Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Berapa Lama? Ini Rincian Durasi dari BMKG
“Program ini sangat bagus karena bisa mendapatkan sembako murah sekaligus turut memberikan manfaat untuk sambung listrik gratis bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Terang Berkah Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Program ini menjadi simbol bagaimana perusahaan pelat merah dapat berperan aktif dalam memperkuat jaring pengaman sosial, terutama di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
Langkah PLN UID Lampung menghadirkan 1.200 paket sembako murah sekaligus menyalurkan donasi untuk sambungan listrik gratis menjadi wujud nyata sinergi antara ketahanan pangan dan akses energi.
Dalam konteks yang lebih luas, inisiatif ini menegaskan bahwa energi bukan hanya soal listrik yang menyala, tetapi juga tentang harapan yang terus dijaga.