MEDIALAMPUNG.CO.ID – Nasi lengko merupakan salah satu kuliner tradisional khas Cirebon yang juga populer di Indramayu. Hidangan ini dikenal sebagai makanan rakyat yang sederhana, sehat, dan mengenyangkan karena memadukan nasi putih dengan lauk nabati kaya protein serta serat.
Menu ini telah lama menjadi favorit masyarakat pesisir utara Jawa Barat. Selain mudah ditemukan, harganya pun relatif terjangkau sehingga cocok untuk semua kalangan.
BACA JUGA:Insiden di Way Kanan Berulang, Akademisi Unila Soroti Overkapasitas dan Pengawasan
Asal-Usul dan Filosofi
Secara etimologis, kata “lengko” dipercaya berasal dari istilah lokal yang bermakna lengkap. Penyebutan itu merujuk pada campuran berbagai bahan dalam satu sajian.
Nasi lengko mencerminkan karakter masyarakat Cirebon yang bersahaja dan kreatif. Bahan sederhana diolah menjadi makanan bernilai gizi tinggi tanpa perlu proses rumit.
BACA JUGA:Gubernur Mirza Dampingi Menhan Kunker ke Yonif 848, Soroti Program Swasembada Pangan
Komposisi dan Ciri Khas
Keunikan nasi lengko terletak pada kesederhanaan bahannya. Namun perpaduan rasa yang dihasilkan tetap harmonis dan khas.
Komponen utama nasi lengko meliputi nasi putih hangat, tahu dan tempe goreng potong dadu, tauge segar, mentimun cincang, serta daun kucai. Sajian ini kemudian disiram saus kacang encer, diberi kecap manis, dan ditaburi bawang goreng.
Berbeda dari pecel atau gado-gado, saus kacangnya lebih ringan dan tidak terlalu kental. Rasanya gurih-manis dengan sentuhan asin yang menyatu bersama kecap. Tauge dan mentimun memberi sensasi segar dan renyah di setiap suapan.
BACA JUGA:BPKP Lampung Periksa Kopdes Merah Putih Jatiagung
Nilai Gizi dan Keunggulan
Nasi lengko tergolong makanan yang relatif sehat. Kandungan protein nabati berasal dari tahu dan tempe, sementara serat diperoleh dari tauge serta mentimun.
Karbohidrat dari nasi menjadi sumber energi utama. Menu ini juga minim santan dan tidak menggunakan minyak berlebih, sehingga cocok untuk pola makan seimbang.