DPRD Bandar Lampung Soroti Retribusi Parkir, PAD Dinilai Belum Optimal

Kamis 19-02-2026,15:07 WIB
Reporter : Krisna Jeri
Editor : Budi Setiawan

Lebih lanjut, Agus menilai masih maraknya praktik parkir liar di tepi jalan sebagai salah satu penyebab kebocoran pendapatan daerah.

Ia menegaskan bahwa sistem pengelolaan parkir manual sudah tidak relevan dengan kondisi kota yang terus berkembang.

“Kami minta Dishub jangan berhenti berinovasi. Jangan terus bertahan dengan sistem manual. Justru di situ banyak potensi kebocoran,” katanya.

Sebagai solusi, Agus mendorong penerapan sistem parkir elektronik yang dinilai lebih transparan dan akuntabel.

BACA JUGA:Gelar Sosialisasi IPWK, Nuriman : Berharap Kembali Tumbuh Rasa Nasionalisme di Masyarakat

Ia juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga selama langkah tersebut mampu meningkatkan PAD.

“Salah satu terobosan yang bisa dilakukan adalah meminimalisir penggunaan parkir manual dan beralih ke sistem elektronik. Mau kerja sama dengan pihak ketiga silakan saja, yang penting PAD kita meningkat,” pungkasnya.

Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung memastikan akan terus melakukan pengawasan terhadap kinerja OPD terkait, khususnya dalam upaya mengoptimalkan sektor perparkiran seiring pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya aktivitas usaha di Kota Bandar Lampung.

 

Kategori :