Begini Cara Membaca Hasil Lab Darah Secara Tepat dan Mendalam

Senin 16-02-2026,21:36 WIB
Reporter : Apriyanti
Editor : Budi Setiawan

Nilai hemoglobin yang rendah dapat mengindikasikan anemia, kekurangan zat besi, atau perdarahan tersembunyi. Sebaliknya, kadar yang terlalu tinggi bisa berkaitan dengan dehidrasi atau kondisi tertentu.

Hematokrit menunjukkan persentase volume sel darah merah dalam darah. Hasil yang abnormal dapat mengarah pada masalah hidrasi, anemia, atau kelainan darah lainnya.

Leukosit atau sel darah putih berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Peningkatan jumlah leukosit sering dikaitkan dengan infeksi, peradangan, atau stres fisik. Sementara itu, jumlah yang terlalu rendah dapat menandakan gangguan sistem imun.

Trombosit memiliki fungsi penting dalam proses pembekuan darah. Jumlah trombosit yang rendah dapat menyebabkan tubuh mudah memar atau mengalami perdarahan, sedangkan jumlah yang terlalu tinggi berisiko meningkatkan penggumpalan darah.

BACA JUGA:Sopir Diduga Ingin Jual Rekaman CCTV, Kasus Inara Rusli Makin Memanas

Pemeriksaan Gula Darah dan Risiko Diabetes

Tes gula darah biasanya meliputi gula darah puasa, gula darah sewaktu, dan HbA1c. Gula darah puasa mengukur kadar glukosa setelah tidak makan selama beberapa jam, sedangkan HbA1c memberikan gambaran rata-rata kadar gula darah dalam tiga bulan terakhir.

Hasil yang melebihi batas normal dapat mengarah pada pradiabetes atau diabetes. Namun demikian, diagnosis tidak dapat ditegakkan hanya dari satu hasil pemeriksaan. 

Evaluasi menyeluruh oleh dokter tetap diperlukan untuk memastikan kondisi tersebut.

BACA JUGA:Pantai Jogan Gunungkidul, Sensasi Air Terjun yang Langsung Mengalir ke Laut

Profil Lemak dan Risiko Penyakit Jantung

Tes profil lipid bertujuan menilai risiko penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung dan stroke. Pemeriksaan ini umumnya mencakup kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida.

LDL dikenal sebagai kolesterol jahat karena dapat meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah. Sebaliknya, HDL disebut kolesterol baik karena membantu membersihkan kelebihan kolesterol dari aliran darah. 

Dalam interpretasinya, keseimbangan antar komponen profil lipid jauh lebih penting dibandingkan hanya melihat satu angka secara terpisah.

BACA JUGA:PAC PDI Perjuangan Kebun Tebu Konsolidasi, Perkuat Struktur hingga Tingkat Ranting

Pemeriksaan Fungsi Hati

Kategori :