Pelestarian Adat dan Pertunjukan Seni di Istano Basa Pagaruyung

Minggu 15-02-2026,20:38 WIB
Reporter : Romdani
Editor : Budi Setiawan

Alunan talempong, saluang, dan gandang sering mengiringi pertunjukan maupun prosesi adat. 

Musik tradisional ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi budaya yang sarat makna. 

Setiap irama dan tempo memiliki fungsi tertentu, baik untuk menyambut tamu, mengiringi upacara adat, maupun menandai tahapan-tahapan dalam sebuah prosesi.

Peran Istano Basa Pagaruyung dalam pelestarian budaya tidak berhenti pada seni pertunjukan. Istana ini juga menjadi lokasi penting bagi berbagai prosesi adat Minangkabau. 

BACA JUGA:Dugaan Keracunan Menu MBG, Ratusan Siswa di Kemiling Alami Gejala Serupa

Upacara pengangkatan penghulu, pertemuan adat nagari, hingga kegiatan seremonial lainnya kerap dilaksanakan di lingkungan istana. 

Prosesi-prosesi ini memperlihatkan bagaimana adat Minangkabau masih dijalankan secara nyata dalam kehidupan masyarakat, bukan sekadar menjadi simbol atau peninggalan masa lalu.

Melalui prosesi adat yang berlangsung di istana, generasi muda dapat menyaksikan langsung tata cara adat, struktur kepemimpinan, serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi dalam masyarakat Minangkabau. 

Hal ini menjadi sarana edukasi budaya yang sangat efektif, karena pembelajaran tidak hanya dilakukan melalui buku atau cerita, tetapi melalui praktik langsung yang hidup dan bermakna. 

BACA JUGA:Dukung Ketahanan Pangan, Polresta Bandar Lampung Kembangkan Budidaya Ikan

Dengan demikian, Istano Basa Pagaruyung berfungsi sebagai ruang belajar budaya yang terbuka bagi masyarakat luas.

Keberadaan Istano Basa Pagaruyung juga memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata budaya di Sumatera Barat. 

Wisatawan yang berkunjung tidak hanya menikmati keindahan arsitektur rumah gadang berukuran besar ini, tetapi juga dapat menyaksikan langsung pertunjukan seni dan aktivitas adat. 

Interaksi antara wisatawan dan pelaku budaya membuka ruang dialog lintas budaya, sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap kearifan lokal Minangkabau.

BACA JUGA:Drama GBT: Bhayangkara Curi Tiga Poin dari Persebaya

Namun, pelestarian adat dan seni di Istano Basa Pagaruyung tentu menghadapi berbagai tantangan. 

Kategori :