Meski terus menekan hingga akhir laga, Persebaya gagal menambah gol. Wasit Yudai Yamamoto asal Jepang meniup peluit panjang, memastikan Bhayangkara pulang dengan tiga poin.
Dalam konferensi pers pascalaga, pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, menyebut kemenangan ini sebagai hasil dari fokus dan disiplin tim sepanjang pertandingan.
"Kami tahu ini akan sulit di Stadion GBT bersama Bonek-Bonita, tapi kami fokus. Kami memiliki strategi 100% untuk pertandingan ini dan kami menyelesaikannya dengan tiga poin, jadi itu bagus."
Ia juga mengungkapkan bahwa perubahan taktik dilakukan untuk merespons tekanan Persebaya di babak kedua.
BACA JUGA:Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang, Atap RSUD Ryacudu Ambruk
"Kami tentu saja tahu Persebaya perlu mencetak gol, jadi strateginya sedikit saya ubah secara taktis selama pertandingan karena kami tahu itu akan sulit. Tapi kami masih memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol, Persebaya juga, tapi yang paling penting adalah tiga poin."
Perwakilan pemain Bhayangkara, Frenky Missa, menilai kemenangan ini lahir dari keberhasilan tim menjalankan instruksi pelatih dengan baik.
"Untuk pertandingan tadi, kami menjalankan instruksi dengan baik dari Coach Paul, apa kekuatan lawan, kami menjalankan dengan baik dan kami bisa mendapatkan tiga poin di kandang Persebaya."
Munster juga mengungkapkan perasaan emosionalnya kembali ke Stadion Gelora Bung Tomo, yang menyimpan banyak kenangan baginya.
BACA JUGA:Pepes Ikan Khas Sunda, Rahasia Aroma Harum Daun Pisang
Dengan hasil kemenangan tandang ini Bhayangkara naik ke peringkat kedelapan dengan 29 poinm, sementara Persebaya tetap peringkat kelima dengan 35 poin.