MEDIALAMPUNG.CO.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Bandar Lampung menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Ke-IV yang berlangsung di kantor DPC PDI Perjuangan Bandar Lampung di kelurahan Durian Payung, Kecamatan Tj. Karang Pusat, Kota Bandar Lampung pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Dalam Perhelatan Musancab ke-IV PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung kali ini berlangsung dengan begitu spektakuler penuh semarak dan sarat nuansa budaya lokal.
Terpantau sejak awal kegiatan, kedatangan Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Winarti, bersama rombongan disambut dengan atraksi pencak silat yang merepresentasikan kearifan budaya daerah.
Suasana semakin khidmat ketika rombongan Ketua DPD disambut langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, dengan penyematan selendang tapis Lampung.
Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus penegasan bahwa Musancab bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga ruang merawat identitas budaya.
Dalam pidato politiknya Winarti menegaskan bahwa Musancab merupakan agenda rutin lima tahunan partai yang memiliki peran strategis dalam konsolidasi organisasi.
“Pesan saya jaga kekompakan dan jaga solidaritas. Sikap politik PDI Perjuangan sudah jelas seperti yang ditegaskan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, yaitu sebagai penyeimbang kebijakan pemerintah. PDI Perjuangan satu-satunya partai penyeimbang kebijakan pemerintah baik di pusat maupun daerah, sepanjang itu untuk kepentingan rakyat,” ujar Winarti.
Selanjutnya, mantan Bupati Tulang Bawang tersebut menilai Kota Bandar Lampung merupakan aset penting partai yang harus dijaga bersama.
BACA JUGA:Semarak Sambut Ramadan 1447 H, 446 Anak PAUD/TK Sekincau Meriahkan Pawai Ta’aruf
Menurutnya, siapapun kepala daerah yang memimpin, kebijakan yang berpihak kepada rakyat harus tetap didukung.
Winarti juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan dalam tubuh partai sebagai upaya menjaga kesinambungan perjuangan.
Ia mengingatkan agar seluruh kader, termasuk para Ketua PAC yang akan terpilih, mampu membangun politik yang saling menghargai dan merangkul.
“Dalam Musancab ini, regenerasi itu penting. Untuk keselarasan partai, siapapun Ketua PAC nanti harus saling menghargai. Berpolitik itu harus merangkul. Saya juga minta semua kader ikut serta dalam kegiatan kebersihan lingkungan. Semua PAC dan ranting harus turun. Politik itu harus dibuat senang dan gembira,” paparnya.