Usai Viral Angkut Telur dan Salak, Pemkab Lampung Utara Tarik Mobil Perpustakaan Keliling

Sabtu 14-02-2026,09:19 WIB
Reporter : Hasan Saputra
Editor : Budi Setiawan

LAMPURA, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menarik mobil perpustakaan keliling milik Dinas Perpustakaan dan Arsip setelah viral digunakan untuk mengangkut telur dan buah salak.

Kendaraan dinas tersebut sebelumnya terekam membawa muatan di Kampung Sukajaya, Kecamatan Anak Ratu Aji, Lampung Tengah.

Mobil perpustakaan keliling yang semestinya difungsikan untuk kegiatan literasi dan distribusi buku bacaan itu diketahui digunakan di luar peruntukannya.

Pihak dinas menyatakan kendaraan tersebut telah ditarik kembali usai video berdurasi 1 menit 21 detik beredar luas dan menuai sorotan publik.

BACA JUGA:Klaim Tanpa Upgrade Premium! Link DANA Kaget 14 Februari 2026 Resmi Dibagikan

Kepala Bidang Perpustakaan dan Sumber Daya Dinas Perpustakaan dan Arsip Lampung Utara, Muji Tabah, menegaskan bahwa mobil dinas bernomor polisi B 9606 PQU sudah diamankan.

Ia juga menyampaikan bahwa Ketua Komunitas Penggiat Literasi dan Pendongeng Lampung Utara, Isdianto, telah diminta menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

"Mobil dinas bernomor polisi B 9606 PQU telah kita tarik, Isdianto sudah kita minta melakukan permohonan maaf secara terbuka," ujar Muji Tabah, Jumat 13 Februari 2026.

Dalam video klarifikasi yang diterima media, Isdianto menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Lampung Utara dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip atas penyalahgunaan kendaraan operasional tersebut.

BACA JUGA:Buka Musrenbang Di Kecamatan Jatiagung Wabup Syaiful : Jatiagung Jadi Desa Berbasis Strategis dan Agrowisata

Ia mengakui tindakannya tidak sesuai dengan peruntukan mobil dinas yang seharusnya digunakan untuk mendukung kegiatan literasi masyarakat.

Isdianto memohon maaf atas tindakannya yang telah menyalahgunakan wewenang, dan tidak menjalankan semestinya.

Mobil dinas dengan bernomor polisi B 9606 PQU tersebut diperuntukkan untuk literasi, membawa buku bacaan.

"Untuk itu, mohon maaf kepada bupati dan kepala dinas Perpustakaan dan Arsip Lampung Utara, dan saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut," kata Isdianto.

BACA JUGA:Semarak Sambut Ramadan 1447 H, 446 Anak PAUD/TK Sekincau Meriahkan Pawai Ta’aruf

Kategori :