DLH Bandar Lampung Percepat Normalisasi Drainase Antisipasi Banjir Musiman

Minggu 08-02-2026,14:22 WIB
Reporter : Arif Setiawan
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID  – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung terus mengoptimalkan upaya pembersihan saluran air dan gorong-gorong yang mengalami pendangkalan akibat endapan lumpur. 

Tentu langkah ini dilakukan sebagai bentuk mitigasi banjir, terutama di kawasan yang kerap terdampak genangan saat hujan dengan intensitas tinggi.

Selaku Pelaksana Harian Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Budi Ardianto, menjelaskan bahwa salah satu lokasi yang saat ini menjadi prioritas penanganan adalah gorong-gorong di Jalan Pulau Sebesi. Hingga kini, proses pengerukan serta pengangkatan sedimen di titik tersebut masih terus berlangsung.

“Penanganan gorong-gorong di Jalan Pulau Sebesi masih berjalan. Sampai sekarang pengangkatan sedimen terus kita lakukan,” ujar Budi, Minggu 8 Februari 2026.

BACA JUGA:Hujan Deras Sebabkan Genangan di Campang Raya, Pemkot Bandar Lampung Lakukan Penanganan Cepat

Menurutnya, penanganan sedimen tidak hanya difokuskan pada satu titik saja. DLH telah menggerakkan jajaran kewilayahan, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, termasuk kepala lingkungan, agar aktif menjaga kebersihan saluran air di wilayah masing-masing.

“Atas arahan Ibu Wali Kota Eva Dwiana, seluruh 20 kecamatan kami libatkan. Camat dan lurah diminta mengaktifkan peran kepala lingkungan dan RT untuk membantu kegiatan pembersihan. Mereka yang paling memahami kondisi wilayahnya,” jelasnya.

Saat ini, kegiatan lapangan dipusatkan di Kecamatan Panjang. Tim Satuan Tugas gabungan yang terdiri dari Dinas Pekerjaan Umum, BPBD, Damkar, Pol PP, dan DLH, bersama aparat kecamatan dan kelurahan setempat, telah melakukan pengangkatan sedimen selama beberapa hari terakhir.

“Hari ini tim masih bekerja di Kecamatan Panjang. Kegiatan ini sudah berlangsung sekitar dua hingga tiga hari karena ketebalan sedimen cukup signifikan,” kata Budi.

BACA JUGA:Comeback Dramatis, Bhayangkara FC Tumbang 1-2 dari Borneo FC di Kandang

Untuk mempercepat proses, DLH juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dalam penggunaan alat berat. Namun, pengerahan alat berat dilakukan secara selektif dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

“Kemarin alat berat digunakan di Kecamatan Sukarame, Tanjung Senang, dan Kedaton. Hari ini sudah kami tempatkan di Kecamatan Panjang,” ujarnya.

Ia menambahkan, karena alat berat berada di bawah kewenangan Dinas PU, penempatannya dilakukan melalui koordinasi lintas dinas agar tepat sasaran dan efektif.

“Kami berkoordinasi dengan Dinas PU agar alat berat digunakan di lokasi yang benar-benar membutuhkan penanganan cepat,” tambahnya.

Selain upaya teknis, Budi juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air dan gorong-gorong.

Kategori :