MEDIALAMPUNG.CO.ID – Banyak hijabers merasa memiliki lemari penuh pakaian, tetapi tetap kebingungan menentukan outfit setiap hari. Kondisi ini membuat konsep capsule wardrobe semakin diminati.
Capsule wardrobe bukan tentang membatasi gaya berpakaian, melainkan menyederhanakan pilihan busana agar setiap item bisa saling dipadukan dengan mudah.
Dengan konsep ini, hijabers dapat tampil rapi dan modis tanpa harus memiliki banyak pakaian. Waktu bersiap menjadi lebih singkat, gaya terlihat konsisten, dan pengeluaran belanja pun lebih terkontrol.
Capsule wardrobe juga membantu menciptakan penampilan yang elegan dan relevan untuk berbagai suasana, mulai dari aktivitas harian hingga acara formal.
BACA JUGA:Bujeh Cabbih, Kuliner Khas Madura dengan Nama Unik dan Rasa Gurih-Manis
Menentukan Warna Dasar yang Mudah Dipadukan
Langkah awal menyusun capsule wardrobe hijabers adalah memilih palet warna dasar yang netral. Warna seperti hitam, putih, krem, abu-abu, cokelat, atau navy sangat fleksibel dan mudah dipadukan dengan berbagai item lainnya.
Pemilihan warna dasar membantu setiap atasan, bawahan, dan hijab menyatu secara harmonis tanpa terlihat bertabrakan. Satu bawahan bahkan bisa digunakan dengan beberapa atasan berbeda.
Untuk menghindari kesan monoton, hijabers dapat menambahkan satu atau dua warna aksen favorit seperti dusty pink atau sage green.
BACA JUGA:Mengenal Artefak Saqqara: Jejak Pengetahuan Tinggi Peradaban Mesir Kuno
Memilih Model Pakaian dengan Potongan Klasik
Model pakaian berpotongan klasik cenderung tidak lekang oleh tren dan cocok dikenakan dalam jangka panjang. Hijabers dapat mengandalkan kemeja polos, tunik lurus, blouse sederhana, celana kulot, atau rok A-line.
Potongan yang sederhana memberikan kesan rapi dan bersih, sekaligus fleksibel untuk berbagai acara.
Dengan pilihan model yang tepat, satu outfit bisa digunakan untuk kegiatan santai hingga semi-formal tanpa terlihat berlebihan.
BACA JUGA:Ban Mobil Mahasiswi Dikempeskan, Oknum DPRD Lampung Diproses BK