“Saya setuju, tetapi harus dibicarakan lagi dengan para pimpinan,” ujarnya.
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bandar Lampung, Edison Hadjar, menyampaikan sikap singkat namun tegas terkait pembentukan Pansus.
“Saya setuju,” katanya.
Senada, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, menilai Pansus menjadi instrumen penting karena penyesuaian wilayah berdampak luas pada kehidupan masyarakat.
BACA JUGA:Richard Lee Ajukan Praperadilan, Polda Metro Jaya Siap Hadapi Gugatan
“Saya rasa Pansus itu penting. Ini bukan sekadar perpindahan data atau batas wilayah, tapi perpindahan kehidupan dan peradaban dari Lampung Selatan ke Kota Bandar Lampung yang tentu memiliki karakter berbeda,” ujar Asroni.
Pandangan serupa disampaikan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bandar Lampung, Rama Apriditya.
Ia menekankan bahwa seluruh dampak harus dikaji secara menyeluruh agar kebijakan yang diambil tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
“Saya rasa Pansus itu penting. Ini bukan sekadar perpindahan data atau batas wilayah, tapi perpindahan kehidupan dan peradaban dari Lampung Selatan ke Kota Bandar Lampung yang tentu memiliki karakter berbeda,” kata Rama.
BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Sambut Rencana Penggabungan Delapan Desa dari Lampung Selatan
Dari Fraksi PKB, Agung Zawil menyampaikan dukungan secara prinsip, sembari menunggu arahan internal partai sebelum pembahasan lebih lanjut.
“Dari Fraksi PKB sendiri masih menunggu petunjuk dan arahan dari ketua,” ujarnya.
Sementara Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Bandar Lampung, Angga Wijaya Praja, belum memberikan pernyataan panjang lantaran tengah mengikuti agenda rapat. Namun, sikapnya dinilai sejalan dengan mayoritas fraksi.
“Sebentar ya, saya lagi rapat,” katanya singkat.
Dukungan juga datang dari unsur pimpinan DPRD. Wakil Ketua I DPRD Kota Bandar Lampung, Sidik Efendi, menegaskan bahwa pimpinan dewan pada prinsipnya menyetujui pembentukan Pansus selama mendapat dukungan seluruh fraksi.
BACA JUGA:Gasak Alat Pertanian, Dua Pelaku Diamankan Polisi