Rujak Cingur: Ikon Kuliner Legendaris dari Jawa Timur

Senin 26-01-2026,06:03 WIB
Reporter : Linda Kurniati
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Rujak cingur merupakan salah satu kuliner tradisional khas Jawa Timur yang telah lama dikenal luas, khususnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya. 

Hidangan ini memiliki keunikan tersendiri karena memadukan bahan rebusan, sayuran segar, buah-buahan, serta irisan cingur atau hidung sapi yang disiram dengan bumbu petis khas. 

Perpaduan tersebut menghasilkan cita rasa yang kompleks, mulai dari gurih, manis, asam, hingga sedikit pahit, yang berpadu harmonis dalam satu sajian.

Keunikan rasa dan komposisi bahan menjadikan rujak cingur bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari identitas kuliner masyarakat Jawa Timur yang tetap bertahan hingga kini.

BACA JUGA:Tahun 2026, Pemprov Lampung Alokasikan Rp6 Miliar untuk Rehabilitasi Irigasi

Asal Usul dan Makna Nama Rujak Cingur

Dalam bahasa Jawa, kata cingur berarti mulut atau hidung. Penggunaan cingur sapi inilah yang menjadi ciri pembeda utama rujak cingur dibandingkan jenis rujak lainnya di Indonesia. 

Hidangan ini diyakini berkembang di kawasan pesisir Jawa Timur sebagai makanan rakyat yang memanfaatkan bahan-bahan lokal, termasuk petis udang yang banyak dihasilkan di daerah pantai.

Seiring perjalanan waktu, rujak cingur tidak hanya dikonsumsi sebagai makanan sehari-hari, tetapi juga menjadi simbol identitas kuliner Jawa Timur. Sajian ini kerap hadir dalam acara keluarga, hajatan, hingga berbagai perayaan tradisional.

BACA JUGA:Tren Warna Baju Lebaran 2026, Harmoni Warna Modern untuk Couple & Sarimbit Keluarga

Komposisi dan Bahan Utama

Rujak cingur terdiri dari beragam bahan yang saling melengkapi dan menciptakan keseimbangan rasa serta tekstur. 

Cingur sapi direbus hingga empuk dan tidak berbau, kemudian dipadukan dengan sayuran rebus seperti kangkung, kacang panjang, tauge, dan daun pepaya. Selain itu, ditambahkan pula buah-buahan segar seperti mentimun, bengkuang, nanas, dan mangga muda.

Sebagai pelengkap, rujak cingur biasanya disajikan bersama tahu goreng, tempe goreng, dan lontong. Kombinasi ini menghadirkan sensasi tekstur yang beragam, mulai dari kenyal, renyah, hingga lembut dalam satu porsi sajian.

BACA JUGA:Mengenal Vegan, Gaya Hidup Sehat dan Ramah Lingkungan Tanpa Produk Hewani

Kategori :