Resmi 2026, KUR BRI Tawarkan Plafon Rp500 Juta dan Bunga 6 Persen

Sabtu 24-01-2026,16:47 WIB
Reporter : Adi Pabara
Editor : Budi Setiawan

Syarat dan Ketentuan Pengajuan KUR BRI 2026

Meski menawarkan plafon besar, pengajuan KUR BRI tetap mengacu pada sejumlah ketentuan utama. Calon debitur diwajibkan memiliki usaha produktif yang telah berjalan dan dinilai layak oleh pihak perbankan.

Secara umum, pengajuan KUR BRI 2026 mensyaratkan status sebagai Warga Negara Indonesia, memiliki usaha aktif minimal enam bulan, tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain, serta melengkapi dokumen identitas dan legalitas usaha sesuai ketentuan. 

Untuk pinjaman hingga Rp100 juta, biasanya tidak diwajibkan agunan tambahan. Namun, untuk plafon di atas nominal tersebut, termasuk Rp500 juta, bank umumnya akan meminta jaminan sesuai kebijakan internal dan hasil analisis kredit.

BACA JUGA:Kejari Way Kanan Gandeng KPKNL Metro Taksir Nilai Barang Rampasan Negara

KUR BRI Jadi Andalan UMKM Naik Kelas

Kehadiran KUR BRI 2026 diharapkan mampu mendorong UMKM untuk naik kelas dan lebih kompetitif. 

Dengan akses permodalan yang lebih luas, pelaku usaha tidak hanya dapat bertahan, tetapi juga berkembang di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat.

Penyaluran KUR juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional serta menciptakan lapangan kerja baru melalui sektor usaha mikro dan kecil. 

BACA JUGA:Yuni Karnelis Tekankan Pancasila dan Skill Digital bagi Masyarakat Sumur Putri

BRI sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia terus memperluas jangkauan layanan, baik melalui kantor cabang maupun kanal digital, agar akses pembiayaan semakin mudah dijangkau masyarakat.

Program KUR BRI 2026 kembali membuka peluang besar bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal. 

Dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta, bunga rendah, dan tenor panjang, skema ini dinilai masih menjadi salah satu kredit usaha paling kompetitif di Indonesia. 

Meski demikian, calon debitur tetap disarankan menghitung kemampuan finansial secara matang agar cicilan dapat dibayar tepat waktu dan usaha berkembang secara berkelanjutan.(*)

Kategori :