Mengenal Situs Manusia Dililit Ular di Pagar Alam, Sumatra Selatan

Jumat 23-01-2026,15:49 WIB
Reporter : Romdani
Editor : Budi Setiawan

Melalui simbol-simbol yang terpahat pada batu, masyarakat megalitikum menyampaikan pesan moral, mitos, serta pandangan hidup kepada generasi berikutnya.

Dengan demikian, arca tidak hanya berfungsi religius, tetapi juga memiliki peran edukatif dalam masyarakat prasejarah.

Saat ini, Situs Manusia Dililit Ular memiliki nilai penting bagi dunia pendidikan dan penelitian sejarah.

BACA JUGA:Strategi 1 Detik untuk Klaim Saldo DANA Kaget Hari Ini 23 Januari 2026

Situs ini memberikan gambaran tentang cara berpikir, sistem kepercayaan, serta hubungan manusia dengan alam pada masa prasejarah di Sumatra Selatan.

Keberadaannya juga memperkuat identitas budaya Pagar Alam sebagai salah satu pusat peradaban megalitikum di Nusantara.

Namun, seperti banyak situs bersejarah lainnya, peninggalan ini menghadapi berbagai ancaman, seperti pelapukan alami, perubahan lingkungan, dan aktivitas manusia.

Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian yang serius, baik oleh pemerintah maupun masyarakat setempat, agar situs ini tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

BACA JUGA:Waspada Gagal Bayar Pinjol Dampak Masuk FDC dan Cara Memulihkan Riwayat Kredit

Sebagai warisan budaya yang unik, Situs Manusia Dililit Ular tidak hanya menyimpan nilai sejarah, tetapi juga menjadi pengingat akan kekayaan budaya dan kearifan lokal masyarakat prasejarah.

Melalui pelestarian dan pemahaman yang baik, situs ini dapat terus menjadi sumber pengetahuan tentang perjalanan panjang peradaban manusia di Nusantara.(*)

Kategori :