Kocor, Jajanan Tradisional Khas Madura yang Legit dan Aromatik

Kamis 15-01-2026,06:03 WIB
Reporter : Linda Kurniati
Editor : Budi Setiawan

Bahan-bahan Tradisional

Kocor dibuat dari bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan, terutama di wilayah Madura. Tepung beras digunakan sebagai bahan dasar adonan, kemudian dipadukan dengan gula merah yang disisir halus sebagai pemanis alami. 

Santan kental memberikan rasa gurih yang khas, sementara sedikit garam berfungsi sebagai penyeimbang rasa. Daun pandan atau daun pisang digunakan untuk menghadirkan aroma harum sekaligus sebagai pembungkus tradisional.

Kesederhanaan bahan tersebut menjadikan kocor sebagai contoh nyata kekayaan kuliner tradisional Indonesia yang bertumpu pada hasil alam lokal dan kearifan resep turun-temurun.

BACA JUGA:Keripik Tette: Camilan Tradisional Madura yang Renyah dan Sarat Nilai Budaya

Proses Pembuatan

Pembuatan kocor diawali dengan mencampurkan tepung beras, santan, gula merah, dan garam hingga menjadi adonan cair yang halus. Adonan kemudian disaring untuk memastikan tidak ada gumpalan sehingga tekstur kue menjadi lembut saat matang. Setelah itu, adonan dikocorkan ke dalam cetakan kecil atau langsung dituangkan ke daun pisang yang telah dibentuk.

Tahap selanjutnya adalah proses pengukusan hingga kue matang dan mengeluarkan aroma harum. Teknik pengukusan memegang peranan penting dalam menentukan hasil akhir kocor. 

Jika waktu pengukusan terlalu singkat, kue akan lembek, sementara pengukusan yang terlalu lama dapat membuat teksturnya menjadi terlalu padat.

BACA JUGA:Fakta Unik Dhun Adhun, Menu Sarapan Legendaris Khas Sampang Madura

Nilai Budaya dan Keberlanjutan

Kocor bukan sekadar makanan, tetapi juga representasi budaya Madura yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan kesederhanaan. 

Hingga kini, banyak penjual kocor yang tetap mempertahankan cara pembuatan tradisional, baik dari segi resep maupun penyajian, sebagai bentuk pelestarian kuliner leluhur.

Di tengah tren makanan modern, kocor masih memiliki tempat tersendiri, terutama di kalangan pecinta jajanan pasar. Sejumlah pelaku UMKM bahkan mulai mengemas kocor dengan tampilan yang lebih menarik tanpa menghilangkan cita rasa aslinya, sehingga jajanan tradisional ini dapat lebih dikenal oleh generasi muda dan masyarakat luas.

BACA JUGA:Hangat dan Legit, Tajin Sobih Kuliner Tradisional Madura yang Melegenda

Penutup

Kategori :