MEDIALAMPUNG.CO.ID – MediaTek kembali menguatkan dominasinya di pasar chipset kelas menengah dengan memperkenalkan Dimensity 7100, sebuah system-on-chip (SoC) terbaru yang dirancang khusus untuk smartphone 5G dengan keseimbangan performa dan efisiensi daya.
Chipset ini diumumkan secara resmi menjelang akhir tahun Rabu, 31 Desember 2025, dan namanya sudah mulai tercantum di halaman produk resmi MediaTek.
Kehadiran Dimensity 7100 menjadi sinyal kuat bahwa MediaTek serius menyiapkan fondasi performa untuk smartphone kelas menengah di tahun 2026.
Alih-alih sekadar mengejar angka benchmark tinggi, chipset ini dirancang untuk memberikan pengalaman penggunaan yang stabil, responsif, dan irit baterai dalam skenario pemakaian sehari-hari.
BACA JUGA:Maraknya Akun Telegram Palsu, Investor Diminta Waspadai Modus Penipuan Titip Dana
Fabrikasi 6 nm, Fokus Efisiensi Tanpa Kompromi
MediaTek Dimensity 7100 dibangun menggunakan proses fabrikasi 6 nanometer, sebuah teknologi manufaktur yang sudah terbukti mampu menjaga keseimbangan antara performa dan konsumsi daya. Di kelas menengah, pendekatan ini dianggap ideal karena tidak memaksa perangkat bekerja terlalu panas atau boros baterai.
Dari sisi CPU, Dimensity 7100 mengusung konfigurasi octa-core dengan kombinasi yang cukup solid. Empat inti Arm Cortex-A78 berkecepatan hingga 2,4 GHz bertugas menangani beban berat seperti gaming ringan, editing foto, atau multitasking. Sementara itu, empat inti Arm Cortex-A55 dengan clock hingga 2,0 GHz difokuskan untuk tugas harian yang lebih ringan agar konsumsi daya tetap rendah.
Kombinasi ini membuat kinerja terasa gesit tanpa harus mengorbankan daya tahan baterai, sesuatu yang sangat dicari pengguna smartphone kelas menengah saat ini.
BACA JUGA:60 Kode Redeem FF Edisi 3 Januari 2026: Sabtu Ceria Auto Sultan, Buruan Gaspol!
GPU Mali-G610, Grafis Lebih Stabil dan Efisien
Untuk urusan grafis, MediaTek mempercayakan GPU Mali-G610 pada Dimensity 7100. GPU ini diklaim mampu menghadirkan peningkatan performa grafis sekitar 8 persen dibanding generasi sebelumnya di kelas yang sama.
Meski tidak ditujukan untuk gaming berat kelas flagship, Mali-G610 sudah cukup mumpuni untuk game populer dengan setting menengah hingga tinggi. Yang lebih penting, performanya lebih konsisten dan efisien, sehingga frame rate tetap stabil tanpa membuat perangkat cepat panas.
Bagi pengguna yang gemar bermain game kasual atau menikmati konten multimedia, peningkatan ini akan terasa signifikan dalam penggunaan jangka panjang.
BACA JUGA:Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Pasti Dapat Update HyperOS 3